Batal Beli Neymar, Barcelona Malah Tagih Rp 169 Miliar ke Bintang PSG Itu

Kompas.com - 11/11/2020, 23:40 WIB
Pemain Paris Saint-Germain (PSG) Neymar meluapkan kesedihan setelah pertandingan melawan Bayern Muenchen dalam babak final Liga Champions di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020). Neymar harus pasrah melihat trofi Liga Champions musim ini jatuh ke tangan tim lawan setelah laga PSG vs Bayern Muenchen berakhir dengan skor 0-1. AFP/POOL/DAVID RAMOSPemain Paris Saint-Germain (PSG) Neymar meluapkan kesedihan setelah pertandingan melawan Bayern Muenchen dalam babak final Liga Champions di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020). Neymar harus pasrah melihat trofi Liga Champions musim ini jatuh ke tangan tim lawan setelah laga PSG vs Bayern Muenchen berakhir dengan skor 0-1.

KOMPAS.com - Kabar ketertarikan dan rencana Barcelona untuk memboyong kembali Neymar ke Camp Nou tampak sudah jauh di masa lalu. Sekarang, Barca malah hanya tertarik meminta uang darinya.

Neymar menjadi pembicaraan hangat di ruang direksi Barcelona sepanjang musim panas 2019.

Barcelona dikabarkan getol untuk mendapatkan kembali pemain yang mencetak 105 gol dan 59 assist dari 186 pertandingan bersama mereka antara 2013 dan 2017.

Neymar merespon dengan baik, ia dibilang rela memangkas gajinya agar dapat bermain bersama Lionel Messi cs.

Namun, Barcelona gagal menciptakan ruang cukup di banderol gaji mereka untuk mendatangkan kembali pemain yang Barca lepas ke PSG dengan mahar 222 juta euro tersebut.

Baca juga: Lionel Messi Sengaja Biarkan Antoine Griezmann Meredup di Barcelona

Satu tahun setengah kemudian, kedudukan Barcelona ke Neymar berubah 180 derajat.

Tak hanya ogah mendatangkan lagi sang pemain, kubu Catalunya itu justru siap memulai langkah hukum demi meminta kembali 10,2 juta euro dari pemain asal Brasil tersebut.

Angka ini datang dari hasil inspeksi Agensi Pajak Pemerintah Spanyol (AEAT) yang menemukan bahwa Barcelona salah menghitung uang pajak Neymar dan kelebihan membayar sang pemain hingga tahun finansial 2015.

Agensi pajak Spanyol tersebut telah menginformasikan ke Barcelona bahwa jika uang itu tak dikembalikan, nominal 10,2 juta euro tersebut akan dihitung sebagai donasi dari klub ke sang pemain.

Baca juga: Ada Messi dan Ronaldo dalam Rencana PSG Pertahankan Duo Neymar-Mbappe

AEAT telah mengeluarkan daftar nama para individual yang masih punya tagihan dan penalti pembayaran ke Pemerintah Spanyol melebihi 1 juta euro per 31 Desember 2019.

Neymar masuk daftar pengutang tertinggi karena ia masih harus membayar otoritas pajak Spanyol sebesar 34,6 juta euro atau sekitar 575 miliar rupiah.

Ini adalah kali pertama nama Neymar muncul di dokumen resmi walau otoritas pajak Spanyol telah bertahun-tahun dikabarkan mengejar pemain asal Brasil itu karena penggelapan finansial.

Namun, saat dihubungi oleh kantor berita AFP, otoritas terkait tak memberikan alasan dari mana angka 34,6 juta euro tersebut datang.

Bintang Barcelona merayakan gol penalti ke gawang BATE Borisov pada lanjutan Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (4/11/2015).LLUIS GENE / AFP Bintang Barcelona merayakan gol penalti ke gawang BATE Borisov pada lanjutan Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (4/11/2015).

Beberapa media Spanyol menduga angka tersebut datang dari dua transfer Neymar, Santos ke Barcelona pada 2013 dan Barcelona ke PSG empat tahun kemudian, plus pembayaran bonus bersama Barcelona.

Bukan hanya Neymar yang pernah terlibat masalah dengan otoritas perpajakan Spanyol.

Pada Januari 2019, Cristiano Ronaldo dijatuhkan penangguhan hukuman dua tahun penjara juga karena penggelapan pajak.

Penyerang Juventus tersebut setuju untuk membayar 18,8 juta euro dalam denda dan sisa pembayaran pajak untuk menutup kasus tersebut.

Sementara itu, Lionel Messi membayar denda dua juta euro pada 2016 dan ia juga menerima penangguhan hukuman penjara selama 21 bulan.

Hukuman penjara itu kemudian dikurangi dan Messi harus membayar denda 252.000 euro, ekuivalen dengan pembayaran 400 euro per hari dari masa hukuman awal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X