Kapten Arema FC Trauma dengan Kabar Kelanjutan Kompetisi 2020

Kompas.com - 10/11/2020, 19:20 WIB
Kapten Arema FC, Hendro Siswanto berdoa sebelum pertandingan dimulai. KOMPAS.com/Suci RahayuKapten Arema FC, Hendro Siswanto berdoa sebelum pertandingan dimulai.

MALANG, KOMPAS.com - Penghentian dan penundaan kompetisi berkali-kali membuat Hendro Siswanto memiliki masalah kepercayaan dengan kelanjutan Liga 1 2020.

Kekecewaan demi kekecewaan membuat kapten Arema FC itu trauma.

Kini, Hendro mengaku sulit percaya jika mendengar kabar maupun keputusan mengenai jadwal bergulirnya lanjutan Liga 1 2020.

"Traumanya pasti, sekarang saya jadi tidak percaya kalau ada kabar mengenai kompetisi bergulir," kata pemain asal Tuban.

"Biasanya kan itu ada kabar burung baik dari media, pemain, dan pelatih soal kapan kompetisi dimulai. Jadi saya sudah trauma, sudah tidak percaya sebelum liganya benar-benar jalan," tutur dia.

Baca juga: LIB Rilis Surat Keputusan, Arema FC Minta Pencairan Subsidi Disesuaikan dengan Kondisi Klub

Hendro Siswanto masih ingat betul bagaimana antusiasmenya semua klub menyambut lanjutan Liga 1 2020 yang awalnya dijadwalkan bulan Oktober.

Namun, antusiasme tersebut berubah menjadi kekecewaan setelah lanjutan Liga 1 2020 dihentikan tepat dua hari menjelang kick-off.

Alasan yang sama membuat Hendro sudah skeptis dari awal Liga 1 2020 bakal bergulir dalam waktu dekat.

Sampai hari ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum juga mengeluarkan izin keramaian.

Sebagai gantinya, PT LIB mengatakan melalui rilisnya bahwa kompetisi musim 2020 akan dilanjutkan pada bulan Februari 2021.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X