Kompas.com - 31/10/2020, 11:00 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberi instruksi kepada para pemainnya pada pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019. AFP/IAN KINGTONPelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberi instruksi kepada para pemainnya pada pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019.

KOMPAS.com - Juergen Klopp (Liverpool) dan Pep Guardiola (Manchester City) kompak mengecam Premier League akhir pekan ini.

Klopp dan Guardiola mempertanyakan keputusan Premier League mengembalikan aturan tiga pergantian pemain musim ini.

Premier League menjadi satu-satunya kompetisi dari lima liga top Eropa yang kembali menerapkan aturan tiga pergantian pemain.

Adapun Liga Italia, Spanyol, Jerman, dan Perancis, memilih menerapkan aturan lima pergantian pemain.

Aturan lima pergantian pemain itu diterapkan di berbagai kompetisi atau turnamen Eropa sejak musim lalu sebagai adaptasi dari perubahan jadwal akibat pandemi virus corona.

Baca juga: Operasi Van Dijk Sukses, Klopp Optimistis dengan Proses Penyembuhan

Perubahan aturan itu bertujuan melindungi pemain dari cedera setelah lama tidak merumput sementara jadwal kompetisi dipadatkan.

Saat empat liga top Eropa menerapkan lima pergantian musim ini, Premier League memilih mengembalikan aturan lama.

Padahal, FIFA sudah mengizinkan setiap kompetisi menerapkan aturan lima pergantian pemain sampai Agustus 2021.

Menanggapi keputusan Premier League, Klopp langsung mempertanyakan para pimpinan operator Liga Inggris tersebut.

Klopp menilai keputusan Premier League mengembalikan aturan lama pergantian pemain sangat tidak bijak karena jadwal kompetisi awal musim ini lebih padat dari biasanya.

Baca juga: Van Dijk dan Fabinho Tumbang, Ini 3 Bek Muda Liverpool yang Disiapkan Klopp

"Aturan pergantian pemain seharusnya tetap seperti akhir musim lalu. Namun, saya pikir aturan itu tidak mungkin diubah karena sudah menjadi sistem," kata Klopp dikutip dari situs Goal, Sabtu (31/10/2020).

"Menurut saya, para petinggi Premier League sudah tidak becus memimpin," ucap Klopp.

"Tujuh tim top Liga Inggris tidak pernah meminta keuntungan dari aturan lima pergantian pemain. Kami hanya tahu bahwa jadwal kami sangat padat," ujar Klopp.

"Kami tidak mungkin menampilkan tim terbaik pada setiap pekan Liga Inggris. Saya pikir kita harus memikirkan lagi aturan pergantian pemain," tutur pelatih asal Jerman tersebut.

Liverpool asuhan Juergen Klopp harus menghadapi badai cedera awal musim ini.

Sejauh ini sudah ada enam pemain senior Liverpool yang masuk ke ruang perawatan.

Mereka adalah Virgil van Dijk, Thiago Alcantara, Fabinho, Naby Keita, Joel Matip, dan Alex Oxlade-Chamberlain.

Baca juga: Man City Krisis Striker, Pep Guardiola Pasrah

Kondisi hampir serupa juga dialami Manchester City asuhan Pep Guardiola.

Gabriel Jesus, Sergio Aguero, Benjamin Mendy, dan Fernandinho, adalah empat pemain yang masuk ke dalam daftar cedera Man City saat ini.

Melihat kondisi timnya saat ini, Guardiola juga melakukan protes yang sama dengan Juergen Klopp.

Guardiola heran Premier League mengembalikan aturan lama pergantian pemain di saat waktu persiapan kompetisi musim ini jauh lebih singkat.

"Aturan lima pergantian pemain sama sekali tidak menguntungkan beberapa tim," kata Guardiola.

"Sebanyak 47 persen pemain yang cedera awal musim ini dikarenakan masalah otot (dalam artian kelelahan)," ucap Guardiola.

"Ini adalah tentang melindungi pemain. Lupakan masalah keuntungan yang didapat tim dari aturan lima pergantian. Kita seharusnya melindungi pemain," tutur Guardiola.

"Ketika kami harus bermain tiga kali sehari, para pemain menderita. Mengapa liga lain menerapkan aturan berbeda, sementara kita di sini tidak bisa melindungi pemain?," ujar Guardiola.

Setelah tampil di Liga Champions tengah pekan ini, Liverpool dan Man City akan bermain pada laga pekan ketujuh Liga Inggris, Sabtu (31/10/2020).

Man City dijdwalkan menghadapi Sheffield United, sedangkan Liverpool selaku juara bertahan Liga Inggris akan ditantang West Ham United.



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juventus Tak Berdaya Dihajar AC Milan, Pirlo Ngotot Menolak Mundur

Juventus Tak Berdaya Dihajar AC Milan, Pirlo Ngotot Menolak Mundur

Liga Italia
Apa Arti dan Pentingnya Degradasi dalam Sepak Bola?

Apa Arti dan Pentingnya Degradasi dalam Sepak Bola?

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Inggris: MU Perpanjang Napas, West Brom Degradasi

Hasil dan Klasemen Liga Inggris: MU Perpanjang Napas, West Brom Degradasi

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid Gagal Kudeta Atletico

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid Gagal Kudeta Atletico

Liga Spanyol
Juventus Vs AC Milan: Faktor Pembeda Si Messi dari Malaga

Juventus Vs AC Milan: Faktor Pembeda Si Messi dari Malaga

Liga Italia
Klasemen Liga Italia, Juventus Terlempar 4 Besar Usai Dilibas AC Milan

Klasemen Liga Italia, Juventus Terlempar 4 Besar Usai Dilibas AC Milan

Liga Italia
Hasil Liga Italia - Juventus Babak Belur, AS Roma Pesta 5 Gol

Hasil Liga Italia - Juventus Babak Belur, AS Roma Pesta 5 Gol

Liga Italia
Target Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia Sapu Bersih 3 Laga Kualifikasi Piala Dunia

Target Shin Tae-yong Bawa Timnas Indonesia Sapu Bersih 3 Laga Kualifikasi Piala Dunia

Liga Indonesia
Hasil Real Madrid Vs Sevilla - Main Seri, Los Blancos Gagal ke Puncak

Hasil Real Madrid Vs Sevilla - Main Seri, Los Blancos Gagal ke Puncak

Liga Spanyol
Hasil Juventus Vs AC Milan, Rossoneri Hancurkan Ronaldo dkk di Turin

Hasil Juventus Vs AC Milan, Rossoneri Hancurkan Ronaldo dkk di Turin

Liga Italia
Ole Gunnar Solskjaer Yakin Man City Juara Liga Inggris, tetapi...

Ole Gunnar Solskjaer Yakin Man City Juara Liga Inggris, tetapi...

Liga Inggris
Peringatan Bintang Man City untuk Chelsea: Liga Champions Akan Beda...

Peringatan Bintang Man City untuk Chelsea: Liga Champions Akan Beda...

Liga Inggris
Babak I Real Madrid Vs Sevilla - Bek Tertidur, Los Blancos Tertinggal

Babak I Real Madrid Vs Sevilla - Bek Tertidur, Los Blancos Tertinggal

Liga Spanyol
Babak I Juventus Vs AC Milan - Rossoneri Unggul, Ronaldo Figuran

Babak I Juventus Vs AC Milan - Rossoneri Unggul, Ronaldo Figuran

Liga Italia
Link Live Streaming Real Madrid Vs Sevilla, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Real Madrid Vs Sevilla, Kickoff 02.00 WIB

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X