Kompas.com - 29/10/2020, 13:51 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso berdiskusi dengan pemain asing Aryn Williams. KOMPAS.com/Suci RahayuPelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso berdiskusi dengan pemain asing Aryn Williams.

MALANG, KOMPAS.com - Kabar buruk datang dari kompetisi sepakbola Indonesia. Seluruh kelanjutan kompetisi 2020 baik Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 besar kemungkinan harus ditunda hingga awal tahun.

Hal tersebut dikarenakan pihak Kepolisian RI tetap kukuh tidak memberikan izin keramaian baik baik bulan November dan Desember.

Alhasil, PT LIB dikabarkan telah memberitahu klub-klub peserta bahwa liga tak akan berjalan sampai setidaknya Desember.

Kabar penundaan lanjutan Liga 1 2020 ini pun sudah sampai ke telinga pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso.

Menanggapi pemberitaan tersebut dia mengaku masih belum berani berkomentar banyak.

Ajia berharap ada keputusan valid yang bisa dipertanggungjawabkan mengenai kelanjutan kompetisi nasional.

“Menurut saya harus segera diputuskan dulu kapan pastinya kompetisi dimulai,” kata pelatih berusia 50 tahun kepada KOMPAS.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aji Santoso menegaskan saat ini pihak tim membutuhkan kejelasan mengenai nasib lanjutan Liga 1 2020. Entah itu ditunda, dihentikan, maupun dilanjutkan.

Pasalnya, kepastian kompetisi menjadi dasar bagi manajemen, pelatih, dan pemain untuk membuat mengambil keputusan sehingga pihak klub bisa menyusun langkah selanjutnya yang bisa diambil kemudian.

“Terus apakah melanjutkan liga atau kompetisi baru ini harus diperjelas karena berhubungan dengan kontrak pemain. Jadi, saat ini saya belum bisa berkomentar panjang lebar,” tutur pelatih berlisensi AFC Pro.

Sebelumnya, kabar perpanjangan penundaan lanjutan Liga 1 2020 muncul dari Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmad Djailani.

Dia mengklaim pihaknya mendapatkan informasi dari Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita bahwa sampai bulan Desember tidak akan ada liga.

Informasi tersebut diambil setelah PT LIB dan pihak Polri melakukan koordinasi mengenai perizinan.

Hasilnya, pihak Kepolisian tak memberikan izin keramaian baik di bulan November dan Desember.

Praktis kompetisi baru bisa digulirkan bulan Januari atau Februari 2021.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.