Pedri di Liga Champions: Dari Pulang Naik Taksi HIngga Taklukkan Turin

Kompas.com - 29/10/2020, 09:21 WIB
Gelandang Barcelona, Pedri, beraksi kontra pemain Juventus, Rodrigo Bentancur, pada laga Grup G Liga Champions di Juventus Stadium, 28 Oktober 2020. AFP/MARCO BERTORELLOGelandang Barcelona, Pedri, beraksi kontra pemain Juventus, Rodrigo Bentancur, pada laga Grup G Liga Champions di Juventus Stadium, 28 Oktober 2020.

KOMPAS.com - Gelandang muda Barcelona, Pedri, memukau pada penampilannya di Liga Champions musim ini.

Pedri mencetak gol pada laga perdana kontra Ferencvaros dan ia tampil beringas saat Barcelona bertandang ke markas Juventus, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB.

Statistik mencatat Pedri melakukan 5 dribel sukses, melepas 1 tembakan, serta mencatatkan 95 persen operan sukses sebelum ia digantikan oleh Martin Braithwaite pada injury time.

Kemampuannya menaklukkan Turin merupakan bukti kepercayaan pelatih Ronald Koeman kepada pemain berusia 17 tahun tersebut.

Bagaimana tidak, akhir pekan lalu Pedri tidak bermain meyakinkan sama sekali saat Barcelona menyerah 1-3 pada duel El Clasico.

Baca juga: Juventus Vs Barcelona, Blaugrana Pecah Telur di Turin

Pedri kurang dapat mengikuti tempo laga dan lebih banyak terlewatkan di lapangan tengah Blaugrana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ia kini mendapat pujian khusus dari media Spanyol Mundo Deportivo.

"Di tengah sepak bola sengit dengan kedua tim saling menebar ancaman, Pedri bermain dengan ketenangan luar biasa. Terlebih, ia punya kepribadian hebat di lapangan," tulis Gabriel Sans dari media Catalonia tersebut.

"Ia tahu caranya bergerak bebas di antara garis-garis permainan dan membantu rekan-rekannya dalam pertahanan."

"Ia telah bermain di segala posisi bagi Barcelona musim ini, kanan, kiri, dan tengah. Di semua posisi tersebut dirinya bermain dalam level optimal."

Baca juga: Juventus Vs Barcelona, Kekecewaan Koeman di Balik Kemenangan Messi dkk

Ada hal menarik lain yang Mundo Deportivo ungkap dari Pedri di Liga Champions.

Ternyata, sang pemain harus meninggalkan stadion Camp Nou dengan menggunakan taksi seusai kemenangan 5-1 kontra Ferencvaros pada laga perdana Barca di Liga Champions.

Hal tersebut harus ia lakukan karena sang pemain belum cukup umur untuk menyetir mobil sendiri.

Sans pun punya analogi sendiri soal ini.

"Ketika laga kontra Ferencvaros berakhir, sang pemain harus naik taksi karena ia belum bisa membawa mobil sendiri. Namun, dirinya memimpin tim secara ofensif bak menyetir mobil sport mahal di Juventus Stadion."

Pedri menjadi rekrutan pertama Ronald Koeman di Barcelona.

Penyerang muda kelahiran Tenerife ini merupakan satu generasi bersama bocah ajaib Barca, Ansu Fati.

Bahkan, Fati lahir hanya 25 hari sebelum Pedri datang ke dunia.

Kendati masih berusia 17 tahun, Pedri merupakan pemain yang paling banyak merumput bagi Las Palmas, klubnya terdahulu, di kasta kedua Liga Spanyol musim lalu.

Pemuda yang mengidolai Andres Iniesta ini turun dalam 36 laga dan melahap 2.833 menit bermain.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Anti Doping AS Curiga Para Atlet Rusia 'Tak Bersih' di Olimpiade Tokyo

Bos Anti Doping AS Curiga Para Atlet Rusia "Tak Bersih" di Olimpiade Tokyo

Internasional
Malam Ini, Zohri Berjuang di Olimpiade Tokyo, Bersaing dengan Peraih Emas Asian Games

Malam Ini, Zohri Berjuang di Olimpiade Tokyo, Bersaing dengan Peraih Emas Asian Games

Sports
Greysia/Apriyani ke Final, Indonesia Pastikan Raihan Satu Medali dari Badminton

Greysia/Apriyani ke Final, Indonesia Pastikan Raihan Satu Medali dari Badminton

Badminton
Debut di Olimpiade dan Langsung Masuk Final, Apriyani Masih Tak Percaya

Debut di Olimpiade dan Langsung Masuk Final, Apriyani Masih Tak Percaya

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo -  Tak Lolos Kualifikasi, Langkah Vidya Rafika Terhenti

Hasil Olimpiade Tokyo - Tak Lolos Kualifikasi, Langkah Vidya Rafika Terhenti

Sports
Jumpa Chen Long, Bagaimana Kans Anthony Ginting di Semifinal Olimpiade Tokyo?

Jumpa Chen Long, Bagaimana Kans Anthony Ginting di Semifinal Olimpiade Tokyo?

Badminton
Muamar Qadafi, Pelatih dari Solo yang Bawa Kevin Cordon Cetak Sejarah di Olimpiade

Muamar Qadafi, Pelatih dari Solo yang Bawa Kevin Cordon Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Sang Ibu Ungkap Kunci Rahmat Erwin Raih Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Sang Ibu Ungkap Kunci Rahmat Erwin Raih Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Kata Anders Antonsen Akui Keunggulan Anthony Ginting: Rasanya Sakit...

Kata Anders Antonsen Akui Keunggulan Anthony Ginting: Rasanya Sakit...

Badminton
Kata Anthony Ginting Usai Memastikan Tiket Semifinal Olimpiade Tokyo 2020

Kata Anthony Ginting Usai Memastikan Tiket Semifinal Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Video Kompilasi Celetukan Semangat Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo

Video Kompilasi Celetukan Semangat Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo

Badminton
Pencapaian Tunggal Putra Indonesia di Olimpiade dari Masa ke Masa

Pencapaian Tunggal Putra Indonesia di Olimpiade dari Masa ke Masa

Sports
Greysia/Apriyani ke Final Olimpiade Tokyo, Masyarakat Indonesia Diminta Redam Ekspektasi

Greysia/Apriyani ke Final Olimpiade Tokyo, Masyarakat Indonesia Diminta Redam Ekspektasi

Badminton
Rekap Badminton Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Pastikan Medali, Ginting ke Semifinal

Rekap Badminton Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Pastikan Medali, Ginting ke Semifinal

Badminton
Tembus Final Olimpiade Tokyo, Greysia Kenang Momen Memulai Duet dengan Apriyani

Tembus Final Olimpiade Tokyo, Greysia Kenang Momen Memulai Duet dengan Apriyani

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X