Selain Mengundurkan Diri, Bartomeu Punya Pernyataan Mengejutkan Lain

Kompas.com - 28/10/2020, 10:00 WIB
Presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu, dalam konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 2 Oktober 2017. JOSEP LAGO/AFPPresiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu, dalam konferensi pers di Camp Nou, Barcelona, 2 Oktober 2017.

KOMPAS.com - Presiden Josep Maria Bartomeu tak hanya resmi meletakkan jabatannya sebagai presiden Barcelona pada Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. Secara bersamaan, ia juga mengumumkan bahwa Barca akan menjadi salah satu pendiri European Super League (ESL).

Presiden Josep Maria Bartomeu, yang masa jabatannya akan berakhir pada Maret 2021, mengundurkan diri setelah adanya mosi tak percaya dari para socios atau anggota Barcelona.

Bartomeu dianggap sebagai orang paling bersalah dalam kemunduran Barcelona selama beberapa musim terakhir yang juga memicu konflik dengan mega bintang Lionel Messi.

Selain mengumumkan pengunduran dirinya jelang ronde-ronde pertandingan Liga Champions tersebut, Bartomeu juga mengklaim ia telah mendaftarkan Barcelona untuk bermain di European Super League.

Baca juga: Resmi, Josep Maria Bartomeu Tinggalkan Kursi Presiden Barcelona

Bartomeu menegaskan bahwa Barcelona akan menjadi pelopor Liga Super Eropa tersebut.

Namun, semua keputusan tetap harus melewati proses pengambilan suara oleh para anggota klub atau socios.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami setuju untuk bergabung ke sebuah liga super klub-klub sepak bola di Eropa. Penerimaan ini harus diratifikasi pada pertemuan delegasi berikutnya," tutur Bartomeu di konferensi persnya.

Barcelona diklaim menjadi salah satu dari satu lusin tim elite di seantero Eropa yang ingin membentuk kompetisi baru beranggotakan 18 tim.

Rencananya, kompetisi ini akan memakai format liga dengan tim-tim teratas akan bermain dalam format knockout untuk menentukan sang juara.

Setiap klub rencananya dapat bermain hingga 30 kali dalam satu musim ESL.

Kompetisi ini dilaporkan mendapat sokongan dana dari bank Wall Street JP Morgan dalam angka fantastis 6 miliar dolar berupa utang yang bisa dibayarkan kembali lewat pemasukan hak siar ke depannya.

Pekan lalu, Sky Sports mengklaim bahwa setiap klub pendiri akan menerima fee ratusan juta pound untuk berpartisipasi.

Baca juga: Juventus Vs Barcelona, Doa Messi untuk Ronaldo yang Gagal Terwujud

Kompetisi ini akan jalan paralel dengan musim sepak bola Eropa dan bakal secara efektif mengkudeta Liga Champions sebagai turnamen antarklub paling top di Eropa.

Jelas, rencana ini sudah mendapat oposisi dari UEFA.

"Presiden UEFA (Aleksander Ceferin) telah berulang kali bilang bahwa UEFA dengan kuat menolak adanya suatu Liga Super," tutur pernyataan juru bicara UEFA.

"Prinsip-prinsip solidaritas, promosi, degradasi, dan liga-liga terbuka tak bisa dinegosiasi."

"Ini yang membuat sepak bola Eropa berhasil dan Liga champions adalah kompetisi olahraga terbaik di dunia."



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.