Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Real Madrid Menangi El Clasico, Zidane Ogah Berdebat soal Penalti

Kompas.com - 25/10/2020, 09:00 WIB
Farahdilla Puspa,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

Sumber Sport.es


KOMPAS.com - Real Madrid meraih kemenangan pada duel panas bertajuk El Clasico kontra Barcelona.

Real Madrid menang 3-1 atas Barcelona pada pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Sabtu (24/10/2020) malam WIB.

Tiga gol kemenangan Real Madrid dicetak oleh Federico Valverde (5'), Sergio Ramos (63'-penalti), dan Luka Modric (90').

Sementara itu, gol semata wayang Barcelona dibukukan Ansu Fati pada menit ke-8.

Baca juga: Barcelona Vs Real Madrid, El Clasico Jilid Pertama Milik Los Blancos

Penalti Sergio Ramos bisa dikatakan sebagai momen penting dalam pertandingan ini.

Wasit memberikan penalti setelah bek Barcelona, Clement Lenglet, terlihat menarik kaus Sergio Ramos hingga membuatnya terjatuh.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, menilai hukuman itu tidak tepat.

Menurutnya, Sergio Ramos melanggar Clement Lenglet lebih dulu.

Lenglet kemudian tak sengaja menarik kaus Sergio Ramos sehingga membuat bek sekaligus kapten Real Madrid itu terjatuh.

"Itu adalah pelanggaran Ramos terhadap Lenglet. Kemudian Lenglet memegang kaus Ramos," kata Ronald Koeman dilansir dari SPORT.

"Bagaimana pun, ketika seseorang menarik kaus Anda dari depan, dia harus jatuh ke depan, bukan ke belakang (seperti Ramos)." 

Meski demikian, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tidak mau ambil pusing dengan perdebatan soal penalti.

Baginya, tanpa penalti pun, Real Madrid memang pantas memenangi El Clasico jilid pertama pada musim ini.

"Wasit melihat VAR (Video Assistant Referee) dan memutuskan bahwa itu adalah penalti."

"Saya tidak akan berbicara soal wasit yang punya tugas rumit dan sulit," ujar Zinedine Zidane.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Arsenal Vs Leicester City

"Sekarang, terlepas dari permainannya, saya pikir kami pantas menang," tegas juru taktik yang juga eks pemain Real Madrid itu.

Sementara itu, Zidane juga mengungkapkan perasaannya setelah Real Madrid mampu memutus tren buruk dua kekalahan beruntun sebelumnya.

"Saya senang setelah apa yang dikatakan tentang tim dalam beberapa hari terakhir," katanya.

"Kemenangan sudah datang dan kami menyelesaikannya dengan gol hebat dari Luka Modric serta semua orang bersatu sebagai sebuah tim," tutur Zinedine Zidane.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Sport.es
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Sports
Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Sports
Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com