Tangan Dingin Eks Juru Taktik Liverpool Belum Ampuh di Liga China

Kompas.com - 22/10/2020, 21:27 WIB
Rafael Benitez memerhatikan jalannya pertandingan antara Newcastle United dan Preston Northe End di St. James Park, Senin (24/4/2017). Twitter @NUFCRafael Benitez memerhatikan jalannya pertandingan antara Newcastle United dan Preston Northe End di St. James Park, Senin (24/4/2017).

SHANGHAI, KOMPAS.com - Tangan dingin Rafael Benitez saat menangani Liverpool di musim 2004-2010 ternyata belum ampuh di Liga Super China (CSL).

Di bawah kepemimpinan Benitez, The Reds menjadi juara Liga Champions musim 2004-2005.

Saat ini, eks juru taktik Liverpool tersebut menangani klub Dalian Pro.

Baca juga: Rafael Benitez Resmi Latih Klub Liga China

Pada musim 2020 ini, kompetisi CSL berubah format dengan sistem kamp khusus yang menempatkan 16 klub dalam dua grup dan berlaga di dua stadion sebagai dampak pandemi corona.

Guo Yifei dan Wang Peng, dua komentator yang bertugas untuk Dalian TV ketika menyampaikan permintaan maaf di Douyin. Keduanya dipecat setelah berkomentar berterima kasih kepada Covid-19 karena telah menginfeksi pemain dari klub rival. Insiden itu terjadi ketika Dalian Pro bentrok melawan Henan Jianye di Chinese Super League.Weibo via South China Morning Post Guo Yifei dan Wang Peng, dua komentator yang bertugas untuk Dalian TV ketika menyampaikan permintaan maaf di Douyin. Keduanya dipecat setelah berkomentar berterima kasih kepada Covid-19 karena telah menginfeksi pemain dari klub rival. Insiden itu terjadi ketika Dalian Pro bentrok melawan Henan Jianye di Chinese Super League.

Grup pertama berisi 8 klub.

Grup kedua berisi 8 klub juga.

Dalian Pro masuk di Grup A yang berlaga di Stadion Shanghai.

Mantan gelandang serang Chelsea yang memperkuat Shanghai SIPG, Oscar dos Santos.ZHANG TONGZHOU/IMAGINECHINA/IMAGINECHINA VIA AFP Mantan gelandang serang Chelsea yang memperkuat Shanghai SIPG, Oscar dos Santos.

Dalian Pro sementara ini bertengger di posisi tujuh dari delapan klub.

Hanya menang dua kali dari 14 laga, Dalian Pro mengoleksi nilai 11.

Baca juga: 10 Pekan Liga Super China, Tak Ada Catatan Infeksi Corona

Posisi buncit di grup ini masih diduduki sementara oleh Henan Jianye yang meraih 6 poin.

Saat ini, masih tersisa dua laga bagi Dalian Pro.

Pelatih kepala Guangzhou Evergrande, Fabio Cannavaro menyaksikan pertandingan sepak bola Liga Super China (CSL) antara Hebei China Fortune dan Guangzhou Evergrande di Langfang di provinsi Hebei utara Cina pada 27 November 2019.AFP/STR Pelatih kepala Guangzhou Evergrande, Fabio Cannavaro menyaksikan pertandingan sepak bola Liga Super China (CSL) antara Hebei China Fortune dan Guangzhou Evergrande di Langfang di provinsi Hebei utara Cina pada 27 November 2019.

Ada kemungkinan, jika tak mampu memanfaatkan hasil maksimal, Dalian Pro akan turun kasta alias terdegradasi.

"Ini memang masa yang sulit bagi kami dan saya masih harus berjuang," kata Rafael Benitez yang kini berusia 60 tahun itu.

Baca juga: Final Liga Super China, Satu Laga untuk 10.000 Penonton



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X