Alasan La Liga Kalah Pamor dengan Liga Primer dan Bundesliga

Kompas.com - 21/10/2020, 23:23 WIB
Gelandang Spanyol Huesca Mikel Rico (kanan) menantang gelandang Spanyol Atletico Madrid Marcos Llorente selama pertandingan sepak bola liga Spanyol SD Huesca melawan Club Atletico de Madrid di stadion El Alcoraz di Huesca pada 3 September AFP/PAU BARRENAGelandang Spanyol Huesca Mikel Rico (kanan) menantang gelandang Spanyol Atletico Madrid Marcos Llorente selama pertandingan sepak bola liga Spanyol SD Huesca melawan Club Atletico de Madrid di stadion El Alcoraz di Huesca pada 3 September

LONDON, KOMPAS.com - La Liga hingga kini dianggap masih kalah pamor dibandingkan dengan Liga Primer dan Bundesliga.

"Liga Primer dan Bundesliga secara bersama-sama menghasilkan uang lebih banyak dari iklan tunggal di dada jersey ketimbang La Liga," kata Kepala Data Analisis Olahraga GlobalData Conrad Wiacek, hari ini.

Gelandang Barcelona, Andre Gomes, berduel dengan defender Deportivo La Coruna, Alejandro Arribas, pada pertandingan Divisi Primera La Liga di Riazor, Minggu (12/3/2017). AFP/MIGUEL RIOPA Gelandang Barcelona, Andre Gomes, berduel dengan defender Deportivo La Coruna, Alejandro Arribas, pada pertandingan Divisi Primera La Liga di Riazor, Minggu (12/3/2017).

Wiacek membeberkan, posisi kepemilikan klub-klub di La Liga kalah kuat jika dibandingkan dengan Liga Primer maupun Bundesliga.

"Ini yang kurang dari La Liga," kata Conrad Wiacek.

Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, tengah berduel dengan bek Real Sociedad, Aritz Elustondo, pada pekan kedua Liga Spanyol, Senin (21/9/2020) dini hari WIB.AFP/ANDER GILLENEA Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, tengah berduel dengan bek Real Sociedad, Aritz Elustondo, pada pekan kedua Liga Spanyol, Senin (21/9/2020) dini hari WIB.

Menurut GlobalData, lima liga besar Eropa yakni Inggris, Jerman, Spanyol, Perancis, dan Italia mengumpulkan pendapatan total dari iklan tunggal di dada jersey per musimnya hingga mencapai 1,15 miliar dollar AS.

Angka ini setara dengan Rp 16,1 triliun.

Baca juga: Pendapatan dari Iklan Dada Jersey, Liga Primer Kalahkan Bundesliga

Liga Primer membukukan pendapatan hingga 409 juta dollar AS untuk kerja sama sponsor iklan tunggal di dada jersey.

Baca juga: Hal Paling Menguntungkan dari Real Madrid

Angka itu setara dengan Rp 5, 726 triliun.

Para pemain sepakbola Getafe merayakan setelah mencetak gol tim pertama mereka selama pertandingan sepak bola liga Spanyol Getafe CF vs Real Sociedad di stadion Kolonel Alfonso Perez di Getafe pada 6 Mei 2013.AFP/JAVIER SORIANO Para pemain sepakbola Getafe merayakan setelah mencetak gol tim pertama mereka selama pertandingan sepak bola liga Spanyol Getafe CF vs Real Sociedad di stadion Kolonel Alfonso Perez di Getafe pada 6 Mei 2013.

Secara rata-rata, menurut riset GlobalData, Liga Primer mengumpulkan uang dari pos ini hingga 20 juta dollar AS atau sekitar Rp 280 miliar.

Sementara, di bawah Liga Primer, capaian hingga 11 juta dollar AS atau sekitar Rp 154 miliar didapat oleh Liga Jerman, Bundesliga.

Penyerang asal Jepang, Shinji Okazaki, saat memperkuat klub kasta kedua Liga Spanyol, Malaga CF, pada sebuah ajang pramusim jelang kompetisi 2019-2020.MALAGA CF Penyerang asal Jepang, Shinji Okazaki, saat memperkuat klub kasta kedua Liga Spanyol, Malaga CF, pada sebuah ajang pramusim jelang kompetisi 2019-2020.

Lantas, di bawah Bundesliga ada Liga Spanyol atau La Liga dengan raihan 10,6 juta dollar AS atau Rp 148,4 miliar.

"Iklan dada jersey memberikan banyak kesempatan bagi merek-merek dikenal di seluruh dunia," kata Conrad Wiacek.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X