UEFA dan Liga Inggris Alami Penurunan Pendapatan

Kompas.com - 20/10/2020, 21:35 WIB
foto file ini diambil pada tanggal 1 Oktober 2019, penjaga gawang Rumania Lyon, Ciprian Tatarusanu, melakukan lompatan bola saat sesi latihan menjelang pertandingan sepak bola Grup G Liga Champions UEFA RB Leipzig v Lyon di Leipzig, Jerman timur. - Kiper Rumania Lyon, Ciprian Tatarusanu, telah ditransfer ke AC Milan seharga 500.000 euro, Olympique Lyonnais (OL) diumumkan pada 11 September 2020, sebelum pertandingan sepak bola Ligue 1 di Bordeaux AFP/RONNY HARTMANNfoto file ini diambil pada tanggal 1 Oktober 2019, penjaga gawang Rumania Lyon, Ciprian Tatarusanu, melakukan lompatan bola saat sesi latihan menjelang pertandingan sepak bola Grup G Liga Champions UEFA RB Leipzig v Lyon di Leipzig, Jerman timur. - Kiper Rumania Lyon, Ciprian Tatarusanu, telah ditransfer ke AC Milan seharga 500.000 euro, Olympique Lyonnais (OL) diumumkan pada 11 September 2020, sebelum pertandingan sepak bola Ligue 1 di Bordeaux

LONDON, KOMPAS.com -Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Liga Inggris sudah mengumumkan mengalami penurunan pendapatan sejak musim 2019-2020.

Penurunan itu diprediksi juga akan terjadi di musim ini dan ke depan.

Penjaga gawang Sevilla Maroko Yassine Bounou merayakan pertandingan sepak bola perempat final Liga Eropa UEFA Wolverhampton Wanderers v Sevilla di MSV Arena pada 11 Agustus 2020 di Duisburg, Jerman barat.AFP/INA FASSBENDER Penjaga gawang Sevilla Maroko Yassine Bounou merayakan pertandingan sepak bola perempat final Liga Eropa UEFA Wolverhampton Wanderers v Sevilla di MSV Arena pada 11 Agustus 2020 di Duisburg, Jerman barat.

"Ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19," kata pernyataan resmi UEFA hari ini.

UEFAjuga mengeluarkan kebijakan baru berkenaan dengan hadiah uang untuk Liga Champions dan Liga Eropa.

"Akan ada pengurangan jumlah hadiah uang hingga lima musim ke depan," kata pernyataan resmi UEFA, hari ini.

Baca juga: Hadiah Uang Liga Champions Tak Lagi seperti Dulu

Kebijakan itu sendiri memang erat kaitannya dengan dampak finansial yang melanda UEFA lantaran pandemi Covid-19.

Bek Ajax Amsterdam, Sergino Dest, beraksi pada laga Liga Champions kontra Lille di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, 17 September 2019.AFP/KENZO TRIBOUILLARD Bek Ajax Amsterdam, Sergino Dest, beraksi pada laga Liga Champions kontra Lille di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, 17 September 2019.

UEFA mengatakan mengalami penurunan penerimaan dari televisi dan sponsor karena adanya penundaan di fase-fase gugur kedua perhelatan tersdebut.

Liga Champions dan Liga Eropa musim 2019-2020 tertunda sejak Maret 2020.

Gelandang Celtic Skotlandia Scott Brown (kiri) dan rekan satu tim bereaksi terhadap kekalahan mereka di lapangan setelah putaran 32 pertandingan leg kedua Liga Eropa antara Celtic dan Kopenhagen di stadion Celtic Park di Glasgow, Skotlandia pada 27 Februari 2020. - Kopenhagen menang permainan 3-1, 4-2 secara agregat.AFP/ANDY BUCHANAN Gelandang Celtic Skotlandia Scott Brown (kiri) dan rekan satu tim bereaksi terhadap kekalahan mereka di lapangan setelah putaran 32 pertandingan leg kedua Liga Eropa antara Celtic dan Kopenhagen di stadion Celtic Park di Glasgow, Skotlandia pada 27 Februari 2020. - Kopenhagen menang permainan 3-1, 4-2 secara agregat.

Angka kehilangan akibat penundaan itu mencapai 914 juta euro atau setara dengan Rp 15,812 triliun.

Pada musim 2019-2020 di fase grup Liga Champions, UEFA menyiapkan dana untuk 32 tim hingga Rp 33,735 triliun.

Ivan Perisic kala membawa Bayern Muenchen menjuarai Liga Champions 2019-2020.AFP/MIGUEL A. LOPES/POOL Ivan Perisic kala membawa Bayern Muenchen menjuarai Liga Champions 2019-2020.

Besar kemungkinan, pada lima musim ke depan, hadiah uang kedua turnamen itu tidak seperti yang dulu, jumlahnya.

Sementara, pada musim 2019-2020, Liga Inggris dalam laporan terkininya mengakui adanya penurunan pendapatan hingga 4 persen dari pos televisi dan iklan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X