Barcelona Tumbang, Ronald Koeman Dendam dan Marah kepada...

Kompas.com - 18/10/2020, 13:14 WIB
Ansu Fati (Kiri) dan Ronald Koeman (kanan) dalam laga Barcelona vs Villarreal, Senin (28/9/2020) dini hari WIB. AFP/JOSEP LAGOAnsu Fati (Kiri) dan Ronald Koeman (kanan) dalam laga Barcelona vs Villarreal, Senin (28/9/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengungkapkan amarahnya pada sesi konferensi pers seusai laga kontra Getafe, Minggu (18/10/2020) dini hari WIB.

Koeman mengklaim bahwa dirinya mendapat hinaan dari salah satu pemain Getafe, Allan Nyom.

Pelatih asal Belanda itu pun tak terima dan tampak menaruh dendam terhadap sang pemain.

Koeman mengaku sudah meminta pelatih Getafe, Jose Bordalas, untuk berbicara kepada pemain berkebangsaan Kamerun tersebut. 

Baca juga: Getafe Vs Barcelona, Lionel Messi dkk Tumbang!

Dia berharap Bordalas bisa memberi peringatan kepada Nyom.

"Saya mengatakan kepadanya (Jose Bordalas) bahwa pemain nomor 12 (Nyom) telah menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada saya," kata Koeman, dikutip dari Goal.

"Dia telah mengatakan dua atau tiga hal yang sangat buruk kepada saya, yang tidak akan saya ulangi. Dia menghina saya," katanya.

"Saya memberi tahu Bordalas bahwa dia perlu berbicara dengan pemainnya karena kami tidak bisa menoleransi perilaku seperti itu dalam sepak bola modern," kata Koeman.

Baca juga: Getafe Vs Barcelona, Kala Lionel Messi Tersungkur ke Tanah

Bordalas pun memilih tenang saat menanggapi permintaan Koeman.

Juru taktik asal Spanyol itu enggan larut dalam persoalan berbau kontroversi. Dia lebih tertarik berbicara seputar pertandingan.

Selain itu, Bordalas meragukan klaim Koeman yang mengaku mendapat hinaan dari Nyom.

Sebab, di mata Bordalas, Nyom merupakan pemain yang memiliki rasa hormat.

"Saya di sini untuk berbicara tentang sepak bola, bukan tentang kontroversi," ujar Bordalas.

"Saya belum berbicara dengan bocah itu. Saya akan berbicara dengannya besok, tetapi saya ragu Nyom melakukan itu (menghina Koeman), saya mengenalnya dengan baik," katanya.

"Dia sangat kompetitif, tetapi dia orang yang menjunjung tinggi rasa hormat. Saya pun tidak mengizinkan perilaku buruk di antara pemain saya. Saya ragu Nyom menghinanya," tutur Bordalas.

Baca juga: 5 Fakta di Balik Kekalahan Barcelona dan Real Madrid, Hasil Buruk Jelang El Clasico

Adapun Barcelona harus mengakhiri laga kontra Getafe dengan kekalahan.

Klub berjuluk Blaugrana itu takluk 0-1 lewat eksekusi penalti penyerang Getafe, Jaime Mata, pada menit ke-56.

Kekalahan dari Getafe membuat Barcelona tertahan di peringkat kesembilan klasemen Liga Spanyol.

Klub berjuluk Blaugrana itu kini mengoleksi tujuh poin dari empat laga.

Mereka tertinggal tiga angka dari Real Madrid, yang tengah memuncaki klasemen dengan raihan 10 poin dari lima pertandingan.

Real Madrid juga baru menelan kekalahan dari salah satu tim promosi, Cadiz.



Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X