Menteri Olahraga Italia Sebut Cristiano Ronaldo Terlalu Arogan

Kompas.com - 17/10/2020, 10:00 WIB
Reaksi Cristiano Ronaldo pada laga Liga Italia antara Roma dan Juventus di Estadio Olimpico pada 27 September 2020. AFP/TIZIANA FABIReaksi Cristiano Ronaldo pada laga Liga Italia antara Roma dan Juventus di Estadio Olimpico pada 27 September 2020.
|

 KOMPAS.com – Menteri Olahraga Italia, Vicenzo Spadafora menyebut bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, terlalu arogan tatkala baru saja dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Cristiano Ronaldo dan Vicenzo Spadafora baru-baru ini lebih sering terlibat perang komentar terkait kondisi pemain berkebangsaan Portugal itu.

Perang komentar keduanya sudah bermula dari pernyataan Menteri Italia tersebut yang mengkritik Cristiano Ronaldo telah melanggar protokol kesehatan.

Spadafora mengomentari tindakan Ronaldo saat itu yang memutuskan kembali ke Italia setelah dinyatakan positif terpapar virus corona berdasarkan hasil tes kala bertugas untuk timnas Portugal.

Tidak menjalani karantina di Portugal, Ronaldo kembali ke Turin, Italia, pada tengah pekan kemarin atau sehari setelah diagnosis tes terkonfirmasi.

Baca juga: Guyon Rossi soal Corona, Sebut Cristiano Ronaldo hingga Ibrahimovic

Penyerang veteran berusia 35 tahun itu diangkut dengan pesawat ambulans khusus menuju Italia guna melanjutkan isolasi di Turin.

Spadafora mencium adanya potensi pelanggaran protokol yang dilakukan Ronaldo karena dia tak melalui masa karantina di Portugal.

"Tanpa izin dari otoritas kesehatan, saya pikir dia telah melanggar protokol kesehatan," kata Spadafora dikutip BolaSport dari Radio Rai.

Namun, pihak Juventus menjawab klaim tersebut dengan mengungkapkan bahwa kepulangan Ronaldo sudah sesuai prosedur karena menggunakan penerbangan medis yang diizinkan oleh otoritas kesehatan kompeten.

Ronaldo kemudian bersuara secara pribadi melalui akun Instagram. Dia menegaskan dirinya tak melanggar protokol kesehatan saat kembali dari Portugal.

"Saya selalu di rumah, sekarang saya sedang berjemur. Saya menghormati protokol, tidak melanggarnya seperti yang telah dikatakan. Itu bohong," ucapnya merespons komen Spadafora.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Vs Menpora Italia: Saya Bukan Pelanggar Protokol Kesehatan

"Saya kembali dari Portugal karena tim dan saya sudah mematuhi semua prosedur.”

“Saya kembali ke Italia dengan ambulans udara dan tidak melakukan kontak dengan siapa pun, bahkan di Turin juga," tuturnya menambahkan.

Setelah reaksi dari CR7 terungkap luas ke publik, Spadafora kembali memberikan respons.

Menurut sang menteri, seharusnya Ronaldo sebagai pemain yang dikenal luas memiliki kemampuan hebat bisa memberikan contoh baik kepada masyarakat dalam menghadapi situasi ini.

"Popularitas dan kemampuan seorang pemain tak lantas membuat mereka berhak menjadi arogan, tidak menghormati institusi, dan berbohong," ujarnya kepada Ansa, dikutip BolaSport dari Sportmediaset.

"Justru semakin orang terkenal, dia harus semakin merasa bertanggung jawab untuk berpikir sebelum bicara dan memberikan contoh yang baik," tutur politisi Partai Movimente 5 Stelle tersebut.

Baca juga: Senangnya Diogo Jota Usai Sukses Gantikan Cristiano Ronaldo

Spadafora kemudian mengutarakan kilas balik opininya berdasarkan kabar Cristiano Ronaldo yang meninggalkan hotel tim sebelum batas waktu yang diperbolehkan saat menjalani isolasi mandiri.

Pihak Juve membuat "gelembung aman" menyusul adanya dua orang staf klub yang lebih dulu terinfeksi Covid-19.

Ronaldo disebut-sebut menjadi pemain pertama yang menolak karantina dan memilih meninggalkan hotel untuk bergabung bersama timnas Portugal.

Tindakan Ronaldo ini dikhawatirkan memicu outbreak di Juve dan diikuti rekan-rekan setimnya.

"Saya tak punya niat untuk terus-terusan membahas isu ini. Saya mengonfirmasi apa yang saya katakan kemarin terkait beberapa pemain Juventus yang meninggalkan hotel, menurut komunikasi klub kepada otoritas kesehatan (ASL) Turin," tutur Spadafora.

"Saya tak ingin lebih banyak mengintervensi topik ini dan terus berharap pemulihan yang cepat kepada semua yang positif (terkena virus)," tutur Spadafora mengakhiri. (Beri Bagja)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

West Ham Vs Man United, Kans Setan Merah Ulangi Rekor 35 Tahun Silam

West Ham Vs Man United, Kans Setan Merah Ulangi Rekor 35 Tahun Silam

Liga Inggris
Cadiz Vs Barcelona, Lionel Messi Bidik Korban Ke-38

Cadiz Vs Barcelona, Lionel Messi Bidik Korban Ke-38

Liga Spanyol
Cadiz CF di Liga Spanyol: Melempem di Kandang, Cukup Perkasa Saat Tandang...

Cadiz CF di Liga Spanyol: Melempem di Kandang, Cukup Perkasa Saat Tandang...

Liga Spanyol
Bayern Vs Leipzig - Bisa Ambil Posisi Puncak, Die Roten Bullen?

Bayern Vs Leipzig - Bisa Ambil Posisi Puncak, Die Roten Bullen?

Bundesliga
Piala Dunia Antarklub, Format Baru Masih Dalam Agenda

Piala Dunia Antarklub, Format Baru Masih Dalam Agenda

Sports
Link Live Streaming Chelsea Vs Leeds United, Fakta Menarik Kedua Tim

Link Live Streaming Chelsea Vs Leeds United, Fakta Menarik Kedua Tim

Liga Inggris
Ole Gunnar Solskjaer: Man United adalah Tim Paling Konsisten

Ole Gunnar Solskjaer: Man United adalah Tim Paling Konsisten

Sports
Cadiz Vs Barcelona, Pelatih Submarino Pamer Resep Kalahkan Blaugrana

Cadiz Vs Barcelona, Pelatih Submarino Pamer Resep Kalahkan Blaugrana

Liga Spanyol
YouTuber Jake Paul Ingin Permalukan Conor McGregor di Ring Tinju

YouTuber Jake Paul Ingin Permalukan Conor McGregor di Ring Tinju

Sports
5 Fakta Menarik Jelang Derby della Molle Juventus Vs Torino, Bianconeri Dominan

5 Fakta Menarik Jelang Derby della Molle Juventus Vs Torino, Bianconeri Dominan

Liga Italia
Owen Roddy Sebut McGregor Bak Seorang Pembunuh Jelang Duel dengan Poirier

Owen Roddy Sebut McGregor Bak Seorang Pembunuh Jelang Duel dengan Poirier

Sports
West Ham Vs Man United, The Hammers Punya 3 Modal untuk 'Sakiti' Setan Merah

West Ham Vs Man United, The Hammers Punya 3 Modal untuk "Sakiti" Setan Merah

Liga Inggris
Sempat Diolok Pakai Lagu Oasis, Lampard Tetap Bergairah Hadapi Laga Chelsea Vs Leeds United

Sempat Diolok Pakai Lagu Oasis, Lampard Tetap Bergairah Hadapi Laga Chelsea Vs Leeds United

Liga Inggris
Piala Dunia Antarklub, Format Lama Masih Belum Usang

Piala Dunia Antarklub, Format Lama Masih Belum Usang

Internasional
Meski Sudah Dijamin, Solskjaer Masih Takut Dipecat Man United

Meski Sudah Dijamin, Solskjaer Masih Takut Dipecat Man United

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X