Cristiano Ronaldo Vs Menpora Italia: Saya Bukan Pelanggar Protokol Kesehatan

Kompas.com - 17/10/2020, 01:57 WIB
Reaksi Cristiano Ronaldo pada laga Liga Italia antara Roma dan Juventus di Estadio Olimpico pada 27 September 2020. AFP/TIZIANA FABIReaksi Cristiano Ronaldo pada laga Liga Italia antara Roma dan Juventus di Estadio Olimpico pada 27 September 2020.

KOMPAS.com - Mega bintang Juventus membantah segala tuduhan yang mengatakan dirinya telah melanggar protokol kesehatan di Italia dan Portugal yang mungkin menyebabkan sang pemain terkonfirmasi positif Covid-19.

Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menyampaikan bahwa Cristiano Ronaldo positif terjangkit Covid-19 pada Selasa (13/10/2020) malam WIB.

Ia sempat bermain lawan Perancis dan Spanyol dalam sepekan sebelumnya.

Laporan La Gazzetta dello Sport pekan lalu menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo telah melanggar gelembung keselamatan Juventus pada pekan terakhir jelang ronde laga-laga internasional.

Menurut laporan tersebut, Ronaldo tidak menetap di gelembung keselamatan yang Juventus telah terapkan di J Hotel, hanya beberapa meter dari pusat latihan klub La Continassa.

Kendati sudah menjalani dua tes swab negatif, prosedur kesehatan mengharuskan satu lagi tes sebelum para pemain diizinkan pergi.

Baca juga: Cristiano Ronaldo dkk Dianggap sebagai Contoh Buruk di Tengah Pandemi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, tes baru bisa dilakukan beberapa hari setelah itu dan akan mencegah Ronaldo bermain lawan Spanyol.

Ronaldo dilaporkan sempat "meninggikan suaranya" di hadapan para direktur klub dan rekan-rekan setim sebelum meninggalkan ruang ganti Stadion Allianz pada Ahad (4/10/2020) ketika tim Napoli tidak muncul.

Ia meninggalkan hotel dan tidur bersama keluarganya sebelum pergi ke Portugal.

Beberapa pemain juga dilaporkan melakukan hal sama sebelum bergabung dengan timnas mereka masing-masing.

Kabar ini mendapat reaksi keras dari Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, yang mengatakan bahwa Ronaldo "arogan" dan "tidak menghormati insititusi kesehatan."

"Fakta bahwa beberapa pesepak bola sangat terkenal tak memberi mereka otorisasi untuk menjadi arogan, tak menghormati institusi, dan berbohong," ujarnya pada Jumat ini seperti dikutip dari La Gazzetta.

Baca juga: Alasan Cristiano Ronaldo Karantina Diri di Italia dan Bukan Portugal

"Terlebih, seseorang yang terkenal harus menjadi contoh bagi semua."

"Saya tak ingin memperpanjang masalah. Saya tahu soal beberapa pemain Juventus yang meninggalkan hotel berdasarkan komunikasi klub dengan ASL (Departemen Kesehatan Lokal) di Turin."

"Saya tak ingin membahas ini lagi. Saya berharap semua yang positif cepat pulih."

Sang menteri juga sempat berbicara mengenai Ronaldo yang dianggap melanggar protokol kesehatan dengan terbang kembali ke Italia setelah hasil tes positifnya keluar.

"Ya, saya pikir begitu (ia melanggar protokol kesehatan) jika tidak ada otorisasi spesifik dari pihak berwenang," tuturnya.

Pesawat ambulans yang mengangkut Cristiano Ronaldo dari Bandara Tires, Portugal, ke Turin, Italia, pada Rabu (14/10/2020).DIARIO RECORD Pesawat ambulans yang mengangkut Cristiano Ronaldo dari Bandara Tires, Portugal, ke Turin, Italia, pada Rabu (14/10/2020).

Komentar sang menteri mengundang reaksi dari Cristiano Ronaldo sendiri melalui sesi live di Instagram sang pemain.

"Saya selalu di rumah, sekarang saya tengah berjemur, untuk menghabiskan waktu," tutur Cristiano Ronaldo.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Kecolongan Terpapar Virus Corona, Pelatih Timnas Portugal Heran

"Saya menghormati protokol, dan tidak melanggarnya seperti yang telah dilaporkan. Itu bohong."

"Saya kembali ke Italia dengan pesawat ambulans dan tidak melakukan kontak dengan siapa-siapa bahkan di Turin."

"Saya di karantina, menghormati hukum, regulasi, dan protokol," ujarnya.

"Saya tidak melanggar protokol apapun seperti yang diucapkan orang-orang. Ini bohong. Saya melakukan segalanya dengan benar."

"Kami tiba di Italia dengan pesawat medis, saya lalu naik ambulans tanpa melakukan kontak dengan siapa-siapa. Semua yang diucapkan adalah bohong, terutama dari seseorang di sini di Italia tetapi saya tak akan bilang namanya," lanjutnya lagi.

Ronaldo sempat menginap selama satu malam lagi di Cidade de Futebol, markas latihan timnas Portugal, setelah mendapat konfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Acara Makan-makan Cristiano Ronaldo cs Ciptakan Kontroversi di Portugal

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo tak menjalani karantina mandiri selama 14 hari di kompleks latihan timnas Portugal itu atau pun kembali ke rumahnya di Madeira.

Pada siang hari, Rabu (14/10/2020). Ronaldo meninggalkan Portugal untuk terbang kembali ke Turin dan menjalankan karantina mandiri di sana.

Ia diantar menggunakan pesawat medis khusus dari Bandara Tires yang berjarak 15 menit perjalanan mobil (dalam kasus Ronaldo ini ambulans) dari Cidade de Futebol.

Cristiano Ronaldo menjalankan karantina mandiri di Italia dan bukan Portugal karena perbedaan waktu isolasi wajib kedua negara. 

Menurut WHO, waktu karantina mandiri wajib di Portugal bagi penderita Covid-19 tanpa gejala seperti CR7 adalah 14 hari.

Sementara, di Italia, waktu karantina mandiri hanyalah 10 hari.

Kendati demikian, seseorang tetap perlu mendapat hasil tes swab negatif untuk keluar dari karantina.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepak Bola Putri Olimpiade Tokyo: Swedia Vs Kanada di Final, AS-Australia Berebut Perunggu

Sepak Bola Putri Olimpiade Tokyo: Swedia Vs Kanada di Final, AS-Australia Berebut Perunggu

Internasional
Rekap Kiprah Wakil Badminton Indonesia di Olimpiade Tokyo, Sumbang 2 Medali

Rekap Kiprah Wakil Badminton Indonesia di Olimpiade Tokyo, Sumbang 2 Medali

Badminton
Suvenir Olimpiade Tokyo 2020 Ini Paling Banyak Dibeli

Suvenir Olimpiade Tokyo 2020 Ini Paling Banyak Dibeli

Sports
Ini Lokasi Berburu Suvenir Olimpiade Tokyo 2020

Ini Lokasi Berburu Suvenir Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - 3 Besar Konsisten, Indonesia Melesat ke Peringkat 35

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - 3 Besar Konsisten, Indonesia Melesat ke Peringkat 35

Sports
Apakah Berenang di Kolam Renang Umum Bisa Tertular Virus Corona?

Apakah Berenang di Kolam Renang Umum Bisa Tertular Virus Corona?

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Kantor Pos Sementara dan Ruang Pers Utama di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Olimpiade Tokyo 2020, Kantor Pos Sementara dan Ruang Pers Utama di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Sports
Perkembangan Badai Cedera Pemain Persebaya Surabaya

Perkembangan Badai Cedera Pemain Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Lewat Video Call, Presiden Jokowi Undang Greysia/Apriyani ke Istana

Lewat Video Call, Presiden Jokowi Undang Greysia/Apriyani ke Istana

Badminton
Momen Unik Olimpiade Tokyo: Peloncat Indah Inggris Pantau Lomba Sambil Merajut!

Momen Unik Olimpiade Tokyo: Peloncat Indah Inggris Pantau Lomba Sambil Merajut!

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, 2 Ruang di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Olimpiade Tokyo 2020, 2 Ruang di Perkampungan Atlet Jadi Lokasi Favorit

Sports
Lifter Nurul Akmal Tutup Perjuangan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Lifter Nurul Akmal Tutup Perjuangan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Hendry Saputra, Pelatih Tunggal Putra yang Larang Anak Asuhnya Pacaran

Hendry Saputra, Pelatih Tunggal Putra yang Larang Anak Asuhnya Pacaran

Sports
Daftar Gelar Juara Greysia/Apriyani, Emas Olimpiade Masuk Koleksi

Daftar Gelar Juara Greysia/Apriyani, Emas Olimpiade Masuk Koleksi

Badminton
Kata Olivier Giroud soal Duet dengan Ibrahimovic dan Takdir AC Milan

Kata Olivier Giroud soal Duet dengan Ibrahimovic dan Takdir AC Milan

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X