Pelatih Persib Tak Masalah Kompetisi Dilanjutkan dengan Format Berbeda

Kompas.com - 16/10/2020, 17:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memantau sesi latihan timnya yang berlangsung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Jumat  (09/10/2020). Persib OfficialPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memantau sesi latihan timnya yang berlangsung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (09/10/2020).

Adapun opsi ketiga, menggeser jadwal mulai kompetisi pada 1 Januari 2021 dengan skema 2 wilayah untuk memangkas waktu kompetisi.

Enggan mendramatisir

Menyoal dampak dari ketidakjelasan kompetisi terhadap pemain, Alberts tidak mau ambil pusing dan mendramatisir keadaan.

Menurut pelatih 65 tahun itu, pandemi virus corona membuat semua bidang kehidupan manusia berada dalam situasi sulit, termasuk sepak bola.

Ditegaskan Alberts, yang bisa dilakukan Persib saat ini adalah terus menggeber persiapan sebagai antisipasi bila kompetisi benar-benar akan dilangsungkan dalam waktu dekat.

"Berdampak atau tidak, saya tidak terlalu mengetahui itu karena ini situasi yang unik dan belum pernah terjadi sebelumnya. Tentunya saya tidak mau mendramatisir ini, tetapi kami punya keseharian sebagai pesepak bola dan itu sangat sulit," ujar Alberts.

"Pemain banyak bekerja dengan bergerak dan bersiap, bagaimana bisa mengeluarkan kemampuan terbaik setiap saat, dan ketika sudah siap untuk sesuatu. lalu ternyata dibatalkan, kemudian bersiap lagi dan batal lagi, itu akan sangat berat bagi siapa pun untuk bangkit kembali," tutur dia.

Baca juga: Gelandang Persib Pasrah Soal Kelanjutan Liga 1 2020

Selain terus berlatih untuk menjaga performa, Alberts mengatakan dirinya senantiasa terus memberikan motivasi kepada pemain.

Sebab, situasi seperti ini, sangat berpotensi menurunkan mental dan motivasi bertanding pemain.

"Tetapi kami akan mencoba sebaik mungkin untuk menjaga motivasi, karena kami juga tahu bahwa manajemen Persib sudah sebisa mungkin mendukung tim dan memastikan pemain bisa tetap sehat," kata Alberts.

"Manajemen juga membuat pemain termotivasi hingga kami mendapat kejelasan kapan liga akan dimulai. Kami melakukan yang terbaik meski hasilnya belum tahu seperti apa," tutur dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X