Lupakan TikTok, Timnas U19 Harus Kerja Keras

Kompas.com - 14/10/2020, 08:40 WIB
Skuad timnas U19 Indonesia arahan Shin Tae-yong menggelar training center di Kota Split, Kroasia. Dok. PSSISkuad timnas U19 Indonesia arahan Shin Tae-yong menggelar training center di Kota Split, Kroasia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Publik diminta tidak terlalu menyanjung performa Timnas U19 Indonesia yang saat ini menggelar pemusatan latihan di Kroasia. Ujian sesungguhnya bagi Timnas U19 Indonesia adalah Piala Dunia U-20 2021. 

Hal tersebut disampaikan pelatih pengembangan usia muda, Jaino Matos. “Sejak di diklat memang itu prinsip utama, dedikasi dan kesungguhan. Jangan terlalu angkat mereka sekarang,” kata mantan pelatih Persiba Balikpapan kepada Kompas.com.

“Baru menang uji coba kemarin lawan tim yang tidak signifikan. Jangan angkat pemain jadi bintang. Kalau mereka sanggup bersaing di Piala Dunia baru nanti omong,” imbuhnya.

Jaino bukannya anti dengan pujian kepada pemain. Dia juga sepakat perjuangan pemain di lapangan layak diapresiasi.Namun dia meminta jangan berlebihan mengelu-elukan pemain.

Baca juga: Budaya Instan Masih Kental - Ingat, Timnas U19 Butuh Waktu...

Arah kritik Jaino Matos kepada mental pemain muda Indonesia yang mudah terkena star syndrome.

Pujian sering membuat pemain terlena dengan zona nyaman. Alhasil tidak sedikit yang akhirnya berguguran ketika mencapai level senior.

Karena itu, dia mengingatkan kembali bahwa mental dan sikap tetap menjadi bagian penting dalam kesuksesan seorang profesional.

Jangan sampai apa yang sedang dibangun Shin Tae-yong kemudian runtuh hanya karena pemain merasa puas dengan capaiannya.

“Umur 18 tahun itu dewasa bukan anak kecil. Harus tahu diri dan tanggung jawab. Ini faktor kunci perubahan sekarang,” mantan mantan pelatih Penang FA itu.

“Taktik dan strategi gampang, dimana pun di dunia sama. Yang membedakan adalah sikap,” tuturnya. 

“Daya tahan banting mental dan fisik. Pola seperti itu harus dibawa ke semua kelompok umur. Harus jadi jati diri baru, harus kerja keras tanpa iseng, lupakan Tik Tok dan lain-lain,” pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X