Liga Korea Selatan Kembalikan Penonton ke Stadion

Kompas.com - 13/10/2020, 20:39 WIB
Suwon Samsung Bluewings Adam Taggart (kanan) menembakkan bola ke arah Jeonbuk Hyundai Motors selama pertandingan pembukaan pertandingan sepak bola K-League Korea Selatan di Stadion Piala Dunia Jeonju di Jeonju pada 8 Mei 2020. AFP/JUNG YEON-JESuwon Samsung Bluewings Adam Taggart (kanan) menembakkan bola ke arah Jeonbuk Hyundai Motors selama pertandingan pembukaan pertandingan sepak bola K-League Korea Selatan di Stadion Piala Dunia Jeonju di Jeonju pada 8 Mei 2020.

SEOUL, KOMPAS.com - Liga Korea Selatan berhasil mengembalikan penonton ke stadion dengan aturan pembatasan.

"Jumlah penonton paling banyak hanya 25 persen dari kapasitas stadion," kata pernyataan Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA).

POHANG, SOUTH KOREA - JUNE 24:  Newcastle Jets team line up during the AFC Champions League match between the Newcastle Jets and the Pohang Steelers at Pohang Steelyard on June 24, 2009 in Pohang, South Korea.  (Photo by Chung Sung-Jun/Getty Images)Chung Sung-Jun POHANG, SOUTH KOREA - JUNE 24: Newcastle Jets team line up during the AFC Champions League match between the Newcastle Jets and the Pohang Steelers at Pohang Steelyard on June 24, 2009 in Pohang, South Korea. (Photo by Chung Sung-Jun/Getty Images)

Kebijakan itu diambil dengan kaitan erat pada pemberantasan pandemi corona di Negeri Ginseng tersebut.

Laga dengan disaksikan penonton langsung itu dimulai pada Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Sejarah, Timnas Korea Selatan Lolos ke Final Piala Dunia U-20

Kebijakan pembatasan penonton pernah dilakukan pada Juli 2020.

Para pemain Jeonbuk Hyundai Motors merayakan gol ke gawang Urawa Reds di ajang Liga Champions Asia pada 9 April 2019.AFP/KAZUHIRO NOGI Para pemain Jeonbuk Hyundai Motors merayakan gol ke gawang Urawa Reds di ajang Liga Champions Asia pada 9 April 2019.

Hingga Selasa (13/10/2020) ada 102 kasus baru pandemi corona.

Dari jumlah itu, 69 kasus berasal dari domestik.

"33 kasus berasal dari kedatangan orang dari luar negeri," kata pernyataan Kementerian Kesehatan Korea Selatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X