Abaikan Tawaran Lain, Brahim Diaz Ungkap Alasan Pilih AC Milan

Kompas.com - 13/10/2020, 08:20 WIB
Gelandang AC Milan, Brahim Diaz usai mencetak gol perdananya berseragam Rossoneri saat melawan Crotone pada pekan kedua Liga Italia DOK. Twitter AC Milan/twitter.com/acmilanGelandang AC Milan, Brahim Diaz usai mencetak gol perdananya berseragam Rossoneri saat melawan Crotone pada pekan kedua Liga Italia
|

KOMPAS.com – Pemain yang dipinjamkan Real Madrid, Brahim Diaz, mengungkapkan alasan di balik minatnya untuk bergabung dengan AC Milan.

Brahim Diaz merupakan rekrutan AC Milan yang didatangkan pada bursa transfer musim panas.

Diaz kemudian diboyong AC Milan dengan status pinjaman selama satu musim penuh.

Jarang diturunkan dalam pertandingan Real Madrid membuatnya harus rela dipinjamkan ke AC Milan demi jatah bermain.

Namun, pilihan Brahim Diaz untuk berlabuh ke AC Milan menjadi hal yang tak terduga mengingat ia sebenarnya mendapat tawaran dari banyak klub besar di Eropa.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Ibrahimovic Langsung Kembali ke Kamp Latihan AC Milan

Namun, bagi Diaz, I Rossoneri adalah klub yang memiliki sejarah panjang di dunia sepak bola sehingga dia tidak perlu berpikir dua kali untuk mengambil peluang itu.

"Memang benar saya mendapat tawaran lain, tetapi AC Milan adalah klub besar dan sedang dalam kemenangan beruntun setelah karantina, mereka mencapai Liga Europa," ujar Diaz, dikutip BolaSport dari Football Italia.

"Pada akhirnya, AC Milan menjadi klub yang paling saya tuju," katanya.

"Saya tidak perlu berpikir dua kali karena mereka klub yang sangat besar," tutur Diaz menambahkan.

Menjadi bagian I Rossoneri, pemain asal Spanyol itu sudah diturunkan sebanyak lima kali oleh Stefano Pioli di semua ajang pada musim 2020-2021.

Brahim Diaz juga tercatat sukses mencetak gol pertamanya dalam kemenangan 2-0 Milan atas Crotone di Liga Italia.

Baca juga: Kerugian AC Milan akibat Pandemi Covid-19 Capai Rp 3,3 Triliun!

Ia juga turut membantu Milan mencapai fase grup Liga Europa 2020-2021 berkat kemenangan kontra Rio Ave.

Pada laga tersebut, I Rossoneri keluar sebagai pemenang setelah unggul dalam babak adu penalti.

"Saat itu adalah pertandingan terpanjang yang pernah saya mainkan," ujar Diaz.

"Pada akhirnya, sangat penting untuk maju dan memasuki babak penyisihan grup. Kami adalah Milan dan kami harus berada di fase grup Liga Europa," tuturnya.

"Kami tim besar seperti yang mereka katakan harus menang dalam segala hal," tutur pemain kelahiran Malaga tersebut. (Bonifasius Anggit Putra Pratama)



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X