Gara-gara Everton Tandang ke Chile, Klub Everton Pun Lahir

Kompas.com - 10/10/2020, 12:16 WIB
Pelatih Everton, Carlo Ancelotti. AFP/BRADLEY COLLYER/POOLPelatih Everton, Carlo Ancelotti.

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Lebih dari seabad silam, persisnya pada 1909, klub Everton dari Liga Inggris bertandang ke Santiago, ibu kota Cjile.

Di kota itu, Everton bertanding melawan klub dari Liga Inggris juga, Tottenham Hotspur.

Tak diduga, kehadiran itu membuahkan ide unik.

Momen striker Everton, Dominic Calvert-Lewin, saat membobol gawang Brighton pada lanjutan pekan keempat Liga Inggris, Sabtu (3/10/2020) malam WIB.AFP/JAN KRUGER Momen striker Everton, Dominic Calvert-Lewin, saat membobol gawang Brighton pada lanjutan pekan keempat Liga Inggris, Sabtu (3/10/2020) malam WIB.

"Kami membentuk klub baru dengan nama Everton," kata pengelola klub Everton dari Liga Chile.

Everton asal Chile memiliki nama komplet Everton de Vina del Mar.

Baca juga: Bidik Talenta Muda, Everton Gandeng Everton

Klub ini menginduk pada Grupo Pachuca asal Meksiko.

Orang-orang terkaya di dunia (kiri ke kanan), Bill Gates, Amancio Ortega, Warren Buffet, Carlos Slim Helu, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Larry Ellison, dan Michael Bloomberg. Mirror Orang-orang terkaya di dunia (kiri ke kanan), Bill Gates, Amancio Ortega, Warren Buffet, Carlos Slim Helu, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Larry Ellison, dan Michael Bloomberg.

Menurut catatan Grupo Pachuca asal Meksiko yang juga menjadi pemilik Everton Liga Chile, Grupo Pachuca, selain menjadi pemilik Everton de Vina del Mar juga menjadi pemilik beberapa klub Amerika Tengah dan Amerika Latin.

Grup ini juga punya klub di Liga Argentina yakni Club Atletico Talleres dari kota Cordoba.

Pemain Everton, James Rodriguez, saat merayakan gol ke gawang Brighton pada lanjutan pekan keempat Liga Inggris, Sabtu (3/10/2020) malam WIB.AFP/JAN KRUGER Pemain Everton, James Rodriguez, saat merayakan gol ke gawang Brighton pada lanjutan pekan keempat Liga Inggris, Sabtu (3/10/2020) malam WIB.

Grupo Pachuca yang dimiliki oleh konglomerat Meksiko, Carlos Slim, menjalankan bisnis di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Grupo Pachuca juga mengembangkan bisnis katering hingga kepemilikan hak siar televisi serta kegiatan komersial lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X