Lika-liku Karier Choupo-Mating, Rekrutan Bayern yang Pernah Sengsara di Liga Inggris

Kompas.com - 06/10/2020, 06:57 WIB
Eric Maxim Choupo-Moting mencoba melewati penjagaan Anthony Caci pada laga PSG vs Strasbourg di Stadion Parc des Princes dalam lanjutan Liga Perancis, 7 April 2019. AFP/FRANCK FIFEEric Maxim Choupo-Moting mencoba melewati penjagaan Anthony Caci pada laga PSG vs Strasbourg di Stadion Parc des Princes dalam lanjutan Liga Perancis, 7 April 2019.

KOMPAS.com - Striker berkebangsaan Kamerun, Eric Maxim Choupo-Moting, resmi berlabuh ke klub raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen.

Kepastian itu diketahui setalah Eric Maxim Choupo-Moting menandatangani kontrak berdurasi satu tahun bersama Bayern Muenchen pada Senin (5/10/2020) malam WIB.

Berdasarkan data dari Transfermarkt, Eric Maxim didatangkan Bayern dari klub raksasa Liga Perancis, Paris Saint-Germain ( PSG), dengan status bebas transfer.

"FC Bayern telah merekrut Eric Maxim Choupo-Moting."

"Striker berusia 31 tahun yang terakhir bermain untuk finalis Liga Champions Paris Saint-Germain itu dikontrak hingga 30 Juni 2021," demikian pernyataan Bayern, dikutip dari laman resmi klub.

Baca juga: Berita Transfer, Douglas Costa Kembali ke Bayern Muenchen

Jauh sebelum bergabung ke Bayern, Eric Maxim melalui lika-liku karier yang fluktuatif.

Dia pernah merasakan pahitnya degradasi hingga indahnya mengangkat trofi juara.

Eric Maxim merasakan degradasi saat tampil di kasta tertinggi Liga Inggris musim 2017-2018 bersama Stoke City.

Kala itu, dia dan Stoke City harus terdegradasi setelah finis di peringkat ke-19 klasemen.

Eric Maxim hanya mampu membantu Stoke City meraih 33 poin dari 38 pertandingan.

Baca juga: Update Berita Transfer - Chiesa Merapat ke Juventus, Moise Kean ke PSG

Setelah terdegradasi, nasib baik menghampiri striker kelahiran Hamburg, Jerman, tersebut.

Eric Maxim "diselamatkan" oleh PSG yang bersedia memboyong sang pemain ke Ibu Kota Perancis.

Selama berseragam PSG, nasib Eric Maxim berubah 180 derajat. Dia langsung merengkuh trofi Liga Perancis pada musim pertamanya (2018-2019).

Baca Juga: VIK - THOMAS UBER TERTUNDA, HARAPAN HARUS TERJAGA

Pada musim kedua, dia bahkan meraih empat gelar sekaligus, yakni juara Liga Perancis, Piala Perancis, Piala Liga Perancis, dan Piala Super Perancis.

Eric Maxim dan PSG hanya gagal meraih trofi Liga Champions pada musim 2019-2020.

PSG gagal menjuarai kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Eropa itu usai takluk dari Bayern Muenchen pada partai puncak.

Adapun Eric Maxim tampil 10 menit dalam laga yang berakhir dengan skor 1-0 tersebut.

Baca juga: Serba-serbi Domestik Quadruple Winner Paris Saint-Germain

Uniknya, Eric Maxim kini direkrut oleh Bayern Muenchen, tim yang menghancurkan impian PSG untuk meraih trofi kompetisi Eropa pertama mereka.

Sekali lagi, nasib baik menghampiri Eric Maxim. Dia direkrut tim raksasa Bundesliga yang sedang menyandang status juara Eropa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X