Cerita Arsene Wenger yang Tolak Permintaan Guardiola dan Tawaran Man United

Kompas.com - 03/10/2020, 09:40 WIB
Arsene Wenger dengan logo Arsenal di belakangnya pada laga Liga Europa kontra AC Milan di San Siro, 8 Maret 2018. AFP/MARCO BERTORELLOArsene Wenger dengan logo Arsenal di belakangnya pada laga Liga Europa kontra AC Milan di San Siro, 8 Maret 2018.

KOMPAS.com - Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, membagikan kisahnya yang pernah ditawari menjadi juru taktik Manchester United hingga alasannya menolak permintaan Pep Guardiola.

Arsene Wenger pernah melatih Arsenal selama 22 tahun dan dinobatkan menjadi salah satu pelatih terbaik dalam sejarah klub.

Skuad besutan Arsene Wenger bahkan pernah menjadi yang terbaik pada masanya.

Salah satu yang terkenal adalah Arsenal Invincibles yang merupakan generasi skuad The Gunners yang tak terkalahkan di Liga Inggris pada musim 2003-2004.

Baca juga: Hasil Undian Liga Europa: Arsenal Bentrok Mantan Klub Solskjaer

Kehebatan Arsenal kala itu membuat beberapa pemain mendambakan untuk bisa bergabung dengan klub asal London Utara itu. Salah satunya adalah Pep Guardiola.

Saat masih menjadi pemain, Pep Guardiola nyatanya pernah meminta langsung kepada Arsene Wenger untuk merekrut dirinya.

Akan tetapi, Wenger tidak bisa mewujudkan keinginan Guardiola sebab saat itu dia sudah memiliki stok gelandang yang mumpuni di Arsenal.

"Saat Guardiola masih menjadi pemain, dia datang ke rumah saya untuk meminta bermain di Arsenal," kata Arsene Wenger kepada The Times, seperti dilansir Goal.

"Saat itu saya memiliki (Patrick) Vieira, Gilberto Silva. Saya tidak bisa membawanya," ujar Wenger melanjutkan.

Kejayaan Arsene Wenger bersama Arsenal pun membuat beberapa klub besar mengincar dirinya untuk dijadikan pelatih.

Halaman:


Sumber Goal
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X