Liga 2 Kembali Diundur, Perserang: Kami Jelas Bangkrut!

Kompas.com - 01/10/2020, 13:23 WIB
Manajer Perserang Babay Karnawi (kemeja putih) KOMPAS.com/RASYID RIDHOManajer Perserang Babay Karnawi (kemeja putih)

SERANG, KOMPAS.com - Pengunduran kembali kompetisi Liga 2 Indonesia tentu saja membuat klub-klub sangat rugi dari segi finansial maupun mental dari para pemain.

Perserang Serang merupakan salah satu klub yang terancam mengalami kebangkrutan akibat mendeknya kompetisi kasta kedua di Indonesia itu.

"Hampir semua (klub) berteriak dengan adanya penundaan kompetisi. Kami harus bayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial. Sedangkan, pemasukan tidak ada. Jelas bangkrut," kata Manajer Perserang, Babay Karnawi, kepada Kompas.com di Kota Serang. Kamis (1/10/2020).

Babay mengungkapkan, kerugian Perserang dari terhentinya kompetisi mencapai Rp700 juta untuk pengeluaran gaji pemain, pelatih, sewa mes, dan biaya operasional lainnya.

Baca juga: FIFPro Bicara Kisruh Penyelesaian Sengketa Pemain dan Klub Indonesia

Rencananya,  anak asuh pelatih Putut Wijanarko ini akan dikumpulkan kembali pada 17 Oktober 2020 untuk mempersiapkan lanjutan Liga 2.

"Perserang pun mengerem kembali untuk mengumpulkan pemain. Rencananya hari ini seluruh pemain akan kembali latihan, ini berpengaruh juga ke mental pemain," terang Babay.

Meski begitu, Babay tetap menerima keputusan dari PSSI dan PT LIB untuk menunda lanjutan kompetisi liga 2 Indonesia.

Menurutnya, keputusan tersebut juga demi kebaikan bersama karena belum meredanya wabah virus corona di berbagai daerah.

"Karena kami (Perserang) menjadi salah satu peserta dari 24 klub Liga 2, yah kami ikuti keputusannya. Diundur kami ikuti, dilanjut juga kami ikuti," ujar Babay.

Baca juga: Epidemiolog: Penundaan Kompetisi Sepak Bola Liga 1 dan Liga 2 Sudah Tepat

Babay menambahkan, manajemen dan para pendukung Perserang yakni Bala Singandaru mengharapkan bulan November nanti kompetisi dapat dilanjutkan.

"Sporter Perserang sudah kangen, mengharapkan klub kesayangannya bisa bermain. Meskipun mereka tidak bisa menyaksikan secara langsung di stadion," kata Babay.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X