Piala Super UEFA, Jerman Mewanti-wanti Warganya Tak Tandang ke Hongaria

Kompas.com - 22/09/2020, 23:59 WIB
Pemain Bayern Muenchen melakukan selebrasi dengan trofi juara setelah menang dalam laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020). Bayern Muenchen keluar sebagai juara Liga Champions 2019-2020 setelah berhasil menundukkan PSG di final dengan skor 1-0. AFP/POOL/MATTHEW CHILDSPemain Bayern Muenchen melakukan selebrasi dengan trofi juara setelah menang dalam laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020). Bayern Muenchen keluar sebagai juara Liga Champions 2019-2020 setelah berhasil menundukkan PSG di final dengan skor 1-0.

BAVARIA, KOMPAS.com - Pemerintah Jerman, khususnya Negara Federal Bavaria mewanti-wanti warganya tak tandang ke Hongaria demi menonton langsung laga final Piala Super UEFA.

"Saya mengingatkan warga saya," kata Pemimpin Federal Bavaria Markus Soeder.

Baca juga: Risiko Tinggi di Final Piala Super UEFA

Klub asal Bavaria, Bayern Muenchen akan berlaga melawan Sevilla.

Para pemain Sevilla merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final sepak bola UEFA Europa League Sevilla v Inter Milan pada 21 Agustus 2020 di Cologne, Jerman barat.AFP/INA FASSBENDER Para pemain Sevilla merayakan dengan trofi setelah memenangkan pertandingan final sepak bola UEFA Europa League Sevilla v Inter Milan pada 21 Agustus 2020 di Cologne, Jerman barat.

Muenchen adalah juara Liga Champions 2019-2020 sedangkan Sevilla adalah juara Liga Eropa 2019-2020.

Laga antara keduanya berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest.

Mohamed Salah mendapat Puskas Award 2018 dalam The Best FIFA Football Awards yang berlangsung di London, 24 September 2018. AFP/BEN STANSALL Mohamed Salah mendapat Puskas Award 2018 dalam The Best FIFA Football Awards yang berlangsung di London, 24 September 2018.

Pertandingan berlangsung pada Kamis (24/9/2020).

Kabarnya, akan hadir sekitar 20.000 penonton menyaksikan laga itu di Stadion Puskas Arena.

Pemerintah Hongaria melalui Perdana Menteri Viktor Orban mengklaim bahwa persiapan menyangkut protokol kesehatan melawan Covid-19 sudah dipersiapkan dengan cermat.

Rancangan jembatan di Budapest, Hongaria.UNStudio Rancangan jembatan di Budapest, Hongaria.

"Tapi, mendatangkan penonton langsung ke stadion itu berisiko meningkatkan jumlah persebaran virus," kata penasihat Dewan Kesehatan Hongaria Andras Csilek.

Data terkini menunjukkan per hari ada 600 kasus baru terinfeksi corona di Hongaria.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X