Kompas.com - 21/09/2020, 13:20 WIB
Penyerang timnas u19 Indonesia, Mochammad Supryadi (kanan) menggiring bola dalam laga timnas U19 Indonesia vs Qatar di Kroasia. Dok. PSSIPenyerang timnas u19 Indonesia, Mochammad Supryadi (kanan) menggiring bola dalam laga timnas U19 Indonesia vs Qatar di Kroasia.

KOMPAS.com - Timnas U19 Indonesia arahan Shin Tae-yong telah merampungkan laga uji coba kedua kontra Qatar.

Laga kedua timnas U19 Indonesia vs Qatar yang berlangsung di Stadion Velica Gorica, Zagreb, Kroasia, Minggu (10/9/2020) itu berakhir imbang 1-1.

Skuad Garuda Muda unggul lebih dulu lewat gol Saddam Emiruddin Gaffar pada menit ke-61.

Saddam berhasil membobol gawang Qatar seusai memanfaatkan lemparan ke dalam dari bek sayap timnas U19 Indonesia, Pratama Arhan.

Qatar kemudian mampu menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Osamah Abdulkarim Altairi pada menit ke-90.

Baca juga: Hasil Timnas U19 Indonesia Vs Qatar, Kemenangan Garuda Muda Buyar Lewat Gol Penalti

Secara hasil, Witan Sulaeman dkk mengalami penurunan dari pertandingan sebelumnya, ketika mereka menang 2-1 atas Qatar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, secara teknis, permainan timnas U19 Indonesia dinilai sudah lebih baik.

"Sayangnya, kami harus kebobolan di menit terakhir, tetapi secara keseluruhan permainan kami membaik," kata Shin Tae-yong, dikutip dari laman resmi PSSI.

Laga kedua antara timnas U19 Indonesia dan Qatar ini juga menyajikan sejumlah fakta menarik.

Baca juga: Timnas U19 Indonesia Imbang Lawan Qatar, Ada Satu Hal yang Harus Dievaluasi

Berikut selusin fakta menarik duel timnas U19 Indonesia vs Qatar:

1. Pratama Arhan, spesialis lemparan ke dalam

Shin Tae-yong selalu mempercayakan Pratama Arhan untuk mengambil lemparan ke dalam di sisi kiri pertahanan Garuda Muda. Berkat kebolehannya itu, lemparan ke dalam Pratama Arhan banyak melahirkan peluang emas.

Sudah ada satu gol yang tercipta lewat lemparan ke dalam Pratama Arhan, yakni saat timnas U-19 Indonesia melakoni laga uji coba kedua kontra Qatar.

Pada laga itu lemparan Arhan mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Saddam Emiruddin Gafar.

2. Top skor Garuda Muda

Sejauh ini, Saddam Emiruddin menjadi pencetak gol terbanyak timnas U19 selama TC di Kroasia.

Dari tujuh gol yang sudah dicetak Garuda Muda, dua di antaranya tercipta dari aksi Saddam saat bersua Qatar dan Arab Saudi.

3. Dua pemain yang selalu jadi starter

Setidaknya ada dua pemain timnas U19 Indonesia yang selalu menjadi starter pada lima laga uji coba di Kroasia yaitu Witan Sulaeman dan Muhammad Adisatryo.

Baca juga: Timnas U19 Indonesia Vs Qatar, Lemparan Pratama Arhan Bantu Saddam Cetak Gol Pembuka

4. Selalu Kebobolan

Timnas U-19 Indonesia selalu kebobolan dalam lima laga uji cpba yang sudah dimainkan.

Garuda muda saat ini sudah kebobolan sebanyak 15 gol. Mereka paling menderita ketika menelan kekalahan 1-7 dari tuan rumah Kroasia.

5. Perdana, timnas U19 Indonesia unggul lebih dulu

Untuk pertama kalinya timnas U-19 Indonesia bisa mencetak gol terlebih dahulu. Sebelumnya, mereka selalu tertinggal dari lawan.

6. Setengah lusin pemain belum tampil

Ada sekitar enam pemain timnas U19 Indonesia yang belum dimainkan Shin Tae-yong.

Keenam pemain tersebut dua diantaranya berposisi kiper. Mereka adalah Erlangga Setyo, Yofandani Pranata, Muhammad Fadhil, Muhammad Kanu, Andre Oktaviansyah, dan Jack Brown.

Baca juga: Pesan Sang Ibu kepada Jack Brown Gabung TC Timnas U19 di Kroasia

7. Shin Tae-yong mulai menemukan kerangka tim

Shin Tae-yong sepertinya sudah mulai menemukan kerangka tim di timnas U19 Indonesia. Sebab, pelatih asal Korea Selatan itu hanya melakukan satu rotasi pemain saat laga kontra Qatar semalam.

Di lini tengah, Shin Tae-yong memasukkan Beckham Putra untuk berduet bersama Brylian Aldama. Beckham Putra dipercaya untuk menggantikan David Maulana yang sebelumnya bermain di laga kontra Qatar pada pertandingan pertama.

8. Formasi andalan Shin Tae-yong

Formasi 4-4-2 masih menjadi andalan Shin Tae-yong saat berhadapan dengan Qatar. Pada empat laga sebelumnya, dia juga menerapkan formasi ini.

Shin Tae-yong pernah menggunakan 4-4-2 ketika mengantarkan timnas senior Korea Selatan menang 2-0 atas raksasa Eropa, Jerman, di Piala Dunia 2018.

9. Garuda Muda rawan di kotak penalti

Timnas U-19 Indonesia sudah melakukan empat kali pelanggaran di kotak penalti, dengan tiga di antaranya saat melawan Arab Saudi dan satu kontra Qatar.

Dari empat penalti itu, hanya satu yang gagal berbuah gol.

Baca juga: Hasil Timnas U19 Indonesia Vs Arab Saudi - Garuda Muda Apes, 3 Kali Dihukum Penalti

10. Hasil imbang kedua

Laga melawan Qatar menjadi hasil imbang kedua timnas U-19 Indonesia selama uji coba di Kroasia. Sebelumnya, Witan Sulaeman dkk juga bermain imbang ketika berjumpa Arab Saudi.

11. Menang, seri, kalah, sudah dirasakan

Semua hasil dalam sebuah pertandingan sepak bola sudah dirasakan oleh pasukan Garuda Muda.

Dari kelima laga uji coba, mereka memetik satu kememangan, dua seri, dan dua kekalahan.

12. Tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir

Hasil imbang kontra Qatar membuat timnas U19 Indonesia belum terkalahkan dalam tiga laga uji coba terakhir di Kroasia.

Adapun dua laga sebelumnya berakhir dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Kemenangan diraih saat melakoni laga uji coba pertama kontra Qatar (2-1), sedangkan satu hasil imbang dipetik saat bersua Arab Saudi (3-3). (Mochamad Hary Prasetya)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X