Kompas.com - 19/09/2020, 10:21 WIB
Gareth Bale dibayang-bayangi Kevin De Bruyne pada laga Real Madrid vs Manchester City di leg kedua semifinal Liga Champions 2015-2016 yang digelar di Santiago Bernabeu, tanggal 4 Mei 2016. AFP/ANADOLU AGENCY/BURAK AKBULUTGareth Bale dibayang-bayangi Kevin De Bruyne pada laga Real Madrid vs Manchester City di leg kedua semifinal Liga Champions 2015-2016 yang digelar di Santiago Bernabeu, tanggal 4 Mei 2016.

KOMPAS.com - Eks Presiden Real Madrid, Jose Ramon Calderon, kecewa dengan Gareth Bale karena tak mampu menjadi suksesor Cristiano Ronaldo.

Kedatangan Gareth Bale ke Real Madrid tahun 2013 menjadi langkah investasi serius untuk menghadirkan sosok bak Cristiano Ronaldo.

Buktinya, Real Madrid berani menggelontorkan dana hingga 100 juta euro sehingga menjadikannya pemain termahal dunia pada tahun tersebut.

Hal besar jelas diharapkan Real Madrid setelah mendatangkan Gareth Bale terutama setelah perginya Cristiano Ronaldo yang bergabung dengan Juventus.

Namun, hingga saat ini pemain timnas Wales itu belum sanggup menjawab tantangan besar untuk menggantikan peran Ronaldo.

Baca juga: Reaksi Steven Gerrard Saat Ditanya Soal Bale: Sebut Nama Thiago Alcantara

Hal ini membuat mantan Presiden Real Madrid, Jose Ramon Calderon, menyayangkan performa Gareth Bale.

"Saya pikir itu sangat disayangkan, dia datang dengan tantangan besar yang kami bayar untuknya," tutur Calderon dilansir BolaSport m dari Daily Star.

"Dia diharapkan melebihi Cristiano Ronaldo, dan itu berarti dia selalu disorot. Fans berpikir ia lebih baik dari Cristiano Ronaldo, dan di atas itu dia mengalami banyak cedera dan segala ketidakberuntungan."

"Ini sering terjadi sehingga seorang pemain yang sukses di satu klub tidak begitu bagus di klub lain, sungguh ini bukan penandatanganan yang sukses,” tuturnya

Hal yang membuat Calderon semakin kecewa ialah karena ia melihat Bale merupakan pemain yang luar biasa.

"Paling disayangkan karena seperti yang saya katakan, pemain itu (Bale) adalah pemain yang sangat bagus,” ujar Calderon.

Baca juga: Tottenham Punya Trisula Tajam Sekelas Liverpool jika Ada Gareth Bale

Jose Ramon Calderon ikut angkat suara karena mendengar isu kepergian Bale kembali ke Tottenham Hotspur di Liga Inggris, usai gagal mendapatkan tempat di bawah asuhan manajer Zinedine Zidane.

Menurutnya, kepindahan Bale ke Tottenham Hotspur sebagai pemain pinjaman merupakan jalan yang terbaik bagi kedua tim maupun sang pemain sendiri.

"Saya pikir itu akan dilanjutkan, ini adalah kesepakatan yang berbeda, dia berusia 31 tahun dan perlu berman di liga yang kompetitif sebagai pemain penting,” ujar eks presiden Real Madrid itu.

"Saya pikir itu pilihan terbaik untuk semua orang dan untuk Tottenham, saya pikir mereka beruntung memiliki pemain seperti Gareth Bale.”

"Orang-orang menyukainya di sana, jadi saya pikir ini adalah waktu terbaik untuknya kembali bermain di Tottenham," ucap Calderon mengakhiri. (Reno Kusdaroji)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X