Penonton dan Teknologi Temani Laga Pembuka Bundesliga

Kompas.com - 18/09/2020, 12:33 WIB
Laga Bayern Muenchen vs Borussia Moenchengladbach pada lanjutan pekan ke-31 Bundesliga 2019-2020 di Stadion Allianz Arena, Sabtu (14/6/2020). AFP/GETTY IMAGES ALEXANDER HASSENSTEINLaga Bayern Muenchen vs Borussia Moenchengladbach pada lanjutan pekan ke-31 Bundesliga 2019-2020 di Stadion Allianz Arena, Sabtu (14/6/2020).

MUENCHEN, KOMPAS.com - Penonton dalam jumlah terbatas berikut penetapan protokol ketat pencegahan meluasnya pandemi corona menemani laga pembuka musim 2020-2021 Bundesliga.

Pada Jumat (18/9/2020) malam ini, Bayern Muenchen akan menjamu Schalke di Stadion Allianz Arena sebagai laga awal musim ini.

Pemain Bayern Muenchen, Joshua Kimmich, melepas sepak pojok pada laga Bayern vs Hoffenheim di Allianz Arena, 5 Oktober 2019. DFL/THOMAS EISENHUTH/GETTY IMAGES Pemain Bayern Muenchen, Joshua Kimmich, melepas sepak pojok pada laga Bayern vs Hoffenheim di Allianz Arena, 5 Oktober 2019.

Mengacu pada menurunnya kasus corona di North-Rhine Westphalia, pejabat pemerintah terkait mengizinkan penonton menyaksikan langsung laga di Allianz Arena, kandang Muenchen.

Sebelumnya, pada Rabu (16/9/2020) Menteri Negara Bagian North-Rhine Westphalia Armin Laschet sudah memberi lampu hijau ikhwal kehadiran penonton langsung di stadion pada laga itu.

Striker Bayern Munich Thomas Mueller dan bek Brasil Olympique Lyonnais Cris (kiri) dan bek Prancis Olympique Lyonnais Anthony Réveillère bersaing memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola semifinal Liga Champions leg pertama FC Bayern Munich vs Olympique Lyonnais di Allianz Arena di kota Munich di bagian selatan Jerman pada tanggal 21 April 2010.AFP/JOHN MACDOUGALL Striker Bayern Munich Thomas Mueller dan bek Brasil Olympique Lyonnais Cris (kiri) dan bek Prancis Olympique Lyonnais Anthony Réveillère bersaing memperebutkan bola selama pertandingan sepak bola semifinal Liga Champions leg pertama FC Bayern Munich vs Olympique Lyonnais di Allianz Arena di kota Munich di bagian selatan Jerman pada tanggal 21 April 2010.

"Jumlah penonton yang diizinkan adalah 20 persen dari kapasitas stadion," kata Armin Laschet.

Prosentasi sebesar itu sama artinya dengan kehadiran 15.000 orang penonton di Allianz Arena.

Para pemain Schalke 04 menjalani latihan menjelang bergulirnya kompetisi Bundesliga 2019-2020.AFP/FIRO SPORTPHOTO/RALF IBING Para pemain Schalke 04 menjalani latihan menjelang bergulirnya kompetisi Bundesliga 2019-2020.

North-Rhine Westphalia adalah wilayah tempat Bayern Muenchen dan kandangnya, Stadion Allianz Arena berada.

Baca juga: Jadwal Bundesliga, Malam Ini Bayern Muenchen Vs Schalke 04

Teknologi digital

Ilustrasi transformasi digital. (DOK. TELKOM METRA) Ilustrasi transformasi digital.

Jumlah penonton sebesar 15.000 itu sejatinya masih belum mumpuni.

Maka dari itulah, menurut informasi terkini, pengelola Allianz Arena masih menambahkan teknologi digital suara sorakan penonton untuk menambah riuhnya pertandingan.

IoT menjadi modal utama membangun sebuah infrastruktur pintar dalam industri. Tapi, aplikasinya tidak mudah, banyak faktor perlu dipertimbangkan sebelum mengadopsi IoT.THINKSTOCKPHOTOS IoT menjadi modal utama membangun sebuah infrastruktur pintar dalam industri. Tapi, aplikasinya tidak mudah, banyak faktor perlu dipertimbangkan sebelum mengadopsi IoT.

"Kami memanfaatkan teknologi di masa pandemi seperti ini," kata pengelola Allianz Arena.

Pada bagian lain, pengembangan teknologi digital juga menjadi pilihan penting perusahaan bidang telekomunikasi bagian Telkom Group, Mitratel.

Ilustrasiake1150sb Ilustrasi

"Kami terus meningkatkan performa layanan dengan membentuk sistem yang dapat diakses secara digital oleh seluruh pelanggan Mitratel." kata pernyataan tertulis Direktur Utama Mitratel Teddy Hartoko, kemarin.

Teddy mengatakan, pada Senin pekan ini, pihaknya sudah meluncurkan CRM Application System.

Dengan pengembangan tower management system dan CRM mitigation system ini, kata Teddy, pihaknya menggandeng Telkom Sigma, RPS, dan Nastech.

Interact IOT (Internet of Things)Kompas.com/Getty Interact IOT (Internet of Things)

"Diharapkan, sistem baru ini bisa digunakan pada Desember 2020," tuturnya.

Saat ini, selain layanan melalui 16.000 menara telekomunikasi, Mitratel menyediakan layanan Internet of Things (IoT) semisal sistem manajemen bencana, sistem pemantauan cerdas, dan sistem prodduk digital bisnis lainnya.

Ilustrasi Menara telekomunikasiKompasTekno/ Fatimah Kartini Bohang Ilustrasi Menara telekomunikasi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X