Jakarta PSBB, Arema FC Pasrah

Kompas.com - 11/09/2020, 10:40 WIB
Pemain Arema FC, Hanif Sjahbandi saat latihan fisik di Pantai Nganteb Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (02/09/2020) pagi. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Arema FC, Hanif Sjahbandi saat latihan fisik di Pantai Nganteb Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (02/09/2020) pagi.

MALANG, KOMPAS.com - Arema FC terancam gagal menjalankan pertandingan perdana lanjutan Liga 1 2020 melawan Bhayangkara FC yang diselenggarakan di Stadion PTIK pada 2 Oktober mendatang.

Kemungkinan tersebut menyusul lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Ibu Kota sehingga memaksa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Menanggapi kemungkinan tersebut, Arema FC mengaku pasrah.

"Situasi yang cukup sulit, tetapi kami tetap menunggu arahan dari federasi seperti apa. Kalau kami sebagai pelaku sepak bola apa pun yang dijadwalkan federasi, ya kami akan terus mengikuti," kata pihak tim pelatih Arema FC, Charis Yulianto.

"Kami akan tetap melanjutkan dan pastinya kami akan terus waspada," katanya.

Baca juga: Jadwal Lanjutan Liga 1 Padat dan Berat, Arema FC Tak Keberatan

Kebijakan PSBB di DKI Jakarta secara efektif mulai berlaku pada 14 September mendatang, dengan detail-detail yang disampaikan secara berkala tergantung situasi.

Seperti PSBB awal, semua kegiatan yang melibatkan kerumunan atau perkumpulan orang dilarang, termasuk aktivitas perkantoran non-esensial akan dipindahkan di rumah atau work from home.

Dalam rilisnya, pihak Pemprov DKI tidak menentukan kapan PSBB ini akan berakhir.

Namun, secara efektif, pemantauan perkembangan biasanya dibutuhkan waktu tiga minggu hingga tiga bulan.

Jika memang demikian, semua pertandingan di wilayah DKI Jakarta dihadapkan dengan dua pilihan, ditunda atau dipindahkan.

Opsi kedua tampak lebih realistis karena sudah tidak ada waktu lagi untuk melakukan laga tunda.

Baca juga: Arema FC Tak Masalah Pelatih Baru Datang Lebih Lambat

Seperti pernyataan awal, Arema FC tetap patuh pada keputusan federasi. Namun jika memang pertandingan akan dipindah, Singo Edan pun siap memenuhi.

"Terserah, di mana saja siap, tidak ada masalah," kata asisten pelatih asal Blitar itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X