Kompas.com - 09/09/2020, 06:20 WIB
Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, dan asisten pelatih Hans-Peter Schaller dalam acara bertajuk Forum Diskusi BOLA dengan tema Timnas Menuju Piala AFF: ?Saatnya Garuda Bangkit,? di Kantor Redaksi BOLA, Palmerah, Jakarta, Selasa (23/8/2016) sore. DOK JUARA.NETMantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, dan asisten pelatih Hans-Peter Schaller dalam acara bertajuk Forum Diskusi BOLA dengan tema Timnas Menuju Piala AFF: ?Saatnya Garuda Bangkit,? di Kantor Redaksi BOLA, Palmerah, Jakarta, Selasa (23/8/2016) sore.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Duka kepergian mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, ikut dirasakan Ahmad Bustomi. Mantan pemain Arema tersebut menyatakan Riedl sudah seperti bapak bagi anak-anak asuhnya.

Ahmad Bustomi sendiri mengakui baru mendengar kabar duka ini saat dihubungi KOMPAS.com.

Oleh karena itu, dia sangat terkejut dan sempat tidak percaya mantan pelatihnya telah tutup usia.

“Dia pelatih disiplin, tegas, dan seperti bapak bagi pemain-pemainnya,” kata pemain Persela Lamongan ini.

Alfred Riedl sendiri bisa dibilang punya andil besar dalam perjalanan karier Ahmad Bustomi di level Internasional.

Baca juga: Alfred Riedl dan Cinta Warga Vietnam: 80 Orang Antre Sumbangkan Ginjal

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkat kesempatan yang diberikan Alfred Riedl, sang gelandang menjalani debut timnas pada 2010 silam.

Namanya pun berjajar dengan gelandang papan atas nasional.

Banyak pengalaman berkesan yang didapatkan saat bekerja sama dengan almarhum. Namun, yang paling ia ingat adalah wejangan dari Alfred Riedl.

Pelatih yang tutup usia pada umur 70 tahun ini  pernah berbicara tentang bagaimana seorang pemain harus waspada dengan kesuksesan dan pujian yang bisa saja berakhir semu.

“Dia bilang menjadi pemain bola harus tetap menginjak bumi, harus terkontrol. Jangan sampai senang dipuja-puji karena bisa saja besok kalian akan jatuh dari atas, itu akan sangat menyakitkan,” tutur pemain berusia 35 tahun.

Bagi Ahmad Bustomi, nasihat dari Alfred Riedl tersebut tidak sekedar wejangan biasa.

Baca juga: Rekam Jejak Alfred Riedl bersama Timnas Indonesia

 

Pesan tersebut disampaikan dengan ketulusan hati, layaknya sebuah nasihat dari seorang ayah yang sedang berusaha mengayomi putra-putranya.

Karena itu, wejangan tersebut terasa begitu bermakna dan tidak bisa dilupakan hingga saat ini.

“Itulah mengapa Riedl keras dengan teman-teman media. Ia Ingin melindungi anak-anaknya,” pungkasnya.

Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl meninggal dunia pada awal pekan ini dalam usia 70 tahun karena kanker yang telah lama ia derita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dubes Indonesia untuk Singapura Jawab Keluhan Tim Garuda soal Makanan di Piala AFF 2020

Dubes Indonesia untuk Singapura Jawab Keluhan Tim Garuda soal Makanan di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Bundesliga
Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Badminton
Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Sports
Piala AFF 2020: Vietnam 'Kena Mental', Ragu Bisa Pertahankan Gelar

Piala AFF 2020: Vietnam "Kena Mental", Ragu Bisa Pertahankan Gelar

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals 2021: Chiharu Shida Idolakan Sosok Greysia Polii

BWF World Tour Finals 2021: Chiharu Shida Idolakan Sosok Greysia Polii

Badminton
VIDEO: Gelandang Persib Mohammed Rashid Cetak Gol Spektakuler untuk Palestina

VIDEO: Gelandang Persib Mohammed Rashid Cetak Gol Spektakuler untuk Palestina

Liga Indonesia
Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2021, Perjuangan Marcus/Kevin untuk Gelar Juara

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2021, Perjuangan Marcus/Kevin untuk Gelar Juara

Badminton
Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Liga Indonesia
Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Liga Indonesia
Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals, Menanti Akhir Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Pulau Dewata

BWF World Tour Finals, Menanti Akhir Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Pulau Dewata

Sports
Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Sports
Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.