Liga Jepang, Sponsor Nagoya Grampus Tinggalkan Papan Reklame

Kompas.com - 07/09/2020, 22:11 WIB
Gelandang Arsenal, Serge Gnabry, mencoba melakukan tendangan ke gawang Nagoya Grampus pada laga persahataban, Senin (22/7/2013). Pada pertandingan ini, Arsenal menang 3-1. AFP/TOSHIFUMI KITAMURAGelandang Arsenal, Serge Gnabry, mencoba melakukan tendangan ke gawang Nagoya Grampus pada laga persahataban, Senin (22/7/2013). Pada pertandingan ini, Arsenal menang 3-1.

NAGOYA, KOMPAS.com - Sponsor klub Liga Jepang Nagoya Grampus perlahan-lahan meninggalkan papan reklame.

"Strategi beriklan pada papan-papan iklan atau billboard di masa pandemi corona ini sudah usai,"kata Yuki Ouchida dari Departemen Penjualan Nagoya Grampus.

Baca juga: Cara Mitra Liga Jepang Hadapi Pandemi

Klub yang disponsori oleh perusahaan produsen otomotif Toyota ini menyiapkan sekitar 200 kendaraan bagi para fans klub untuk menonton bareng laga Nagoya Grampus melalui layar lebar.

Pabrik Toyota memproduksi penutup muka di masa pandemiToyota Motor Corp Pabrik Toyota memproduksi penutup muka di masa pandemi

Kegiatan itu dilakukan di halaman pabrik kantor pusat Toyota di Prefektur Aichi.

Tak hanya sampai di situ, Nagoya Grampus juga menggamit mitranya KDDI Corp.

Istana Nagoya di Prefektur Aichi, Jepang, salah satu destinasi wisata sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Foto diambil pada Senin (13/2/2017).KOMPAS.com/FARID ASSIFA Istana Nagoya di Prefektur Aichi, Jepang, salah satu destinasi wisata sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Foto diambil pada Senin (13/2/2017).

KDDI Corp yang merupakan operator seluler di Jepang ini menyediakan tiket laga dengan syarat agar fans mau beralih menggunakann nomor ponsel produk KDDI Corp.

"Masa pandemi adalah kesempatan untuk menjawab tantangan olahraga dunia," kata Profesor Yuji Kawakami, pakar periklanan olahraga dari Universitas Teikyo.

Gerakan

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam Dok. Kemendikbud Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam

Pandemi corona juga merupakan ajang yang harus dipandang sebagai tantangan untuk menciptakan inovasi-inovasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nizam mengatakan hal itu dalam peluncuran Focus Group Discusion (FGD) bertajuk "Membangun Ekosistem Reka Cipta Indonesia Melalui Kolaborasi Pentahelix sebagai Implementasi Kampus Merdeka" pada Senin (7/9/2020).

Mendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan kebijakan Kampus Merdeka dalam Rapat Koordinasi Kebijakan Pendidikan Tinggi, di Gedung D kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (24/1/2020). DOK. Kemendikbud Mendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan kebijakan Kampus Merdeka dalam Rapat Koordinasi Kebijakan Pendidikan Tinggi, di Gedung D kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kyodonews
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandro Tonali dan Kebanggaan Merumput dengan Nomor 8 AC Milan

Sandro Tonali dan Kebanggaan Merumput dengan Nomor 8 AC Milan

Liga Italia
AC Milan Vs Bologna, Kualitas Zlatan Ibrahimovic Jadi Pembeda

AC Milan Vs Bologna, Kualitas Zlatan Ibrahimovic Jadi Pembeda

Sports
 Alvaro Morata Tiba di Turin, Selangkah Lagi Gabung Juventus

Alvaro Morata Tiba di Turin, Selangkah Lagi Gabung Juventus

Liga Italia
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia - Kompak Menang, Juventus dan AC Milan Tembus 4 Besar

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia - Kompak Menang, Juventus dan AC Milan Tembus 4 Besar

Sports
2 Pemain Andalan Shin Tae-yong di Timnas U19 Indonesia, Siapa Saja?

2 Pemain Andalan Shin Tae-yong di Timnas U19 Indonesia, Siapa Saja?

Liga Indonesia
AC Milan Vs Bologna, Stefano Pioli Puji Penampilan Anak Asuhnya

AC Milan Vs Bologna, Stefano Pioli Puji Penampilan Anak Asuhnya

Liga Italia
Sebelum ke Everton, James Rodriguez Ingin Berkhianat Gabung Atletico

Sebelum ke Everton, James Rodriguez Ingin Berkhianat Gabung Atletico

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Man City di Atas Chelsea dan Man United

Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Man City di Atas Chelsea dan Man United

Liga Inggris
Valentino Rossi Ikut Komentari Francesco Bagnaia yang Merana di MotoGP Emilia Romagna 2020

Valentino Rossi Ikut Komentari Francesco Bagnaia yang Merana di MotoGP Emilia Romagna 2020

Motogp
AC Milan Vs Bologna, Ibrahimovic: Andai Saya Berusia 20 Tahun!

AC Milan Vs Bologna, Ibrahimovic: Andai Saya Berusia 20 Tahun!

Liga Italia
Alasan Quartararo Kena Penalti dan Kenapa Dirinya Marah pada GP Emilia Romagna

Alasan Quartararo Kena Penalti dan Kenapa Dirinya Marah pada GP Emilia Romagna

Motogp
Kejutan Orkestra Pirlo di Juventus, dari Ramsey hingga Kulusevski

Kejutan Orkestra Pirlo di Juventus, dari Ramsey hingga Kulusevski

Liga Italia
[POPULER BOLA] Motif Rossi Tetap 'Ngegas' Usai Jatuh | Luapan Amarah Klopp

[POPULER BOLA] Motif Rossi Tetap "Ngegas" Usai Jatuh | Luapan Amarah Klopp

Motogp
Pulang ke Tottenham Jadi Bukti Gareth Bale Masih Lapar Gelar Juara

Pulang ke Tottenham Jadi Bukti Gareth Bale Masih Lapar Gelar Juara

Liga Inggris
4 Fakta Menarik dari Laga Wolves Vs Man City, Rekor The Citizens di Liga Inggris

4 Fakta Menarik dari Laga Wolves Vs Man City, Rekor The Citizens di Liga Inggris

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X