Kompas.com - 04/09/2020, 16:32 WIB
Ilustrasi kampanye UEFA melawan rasialisme. UEFAIlustrasi kampanye UEFA melawan rasialisme.

LONDON, KOMPAS.com - Laporan terkini dari lembaga Kick It Out menunjukkan bahwa angka rasialisme di sepak bola profesional Inggris naik.

Pada musim 2018-2019, tercatat 313 laporan tindakan rasialisme.

Baca juga: Diam-diam, Patung Edward Colston Digantikan Patung Black Lives Matter

Kemudian, pada musim 2019-2020, angka itu menanjak menjadi 446 laporan.

Para pemain Aston Villa dan Sheffield United mengenakan jersey Black Lives Matter sebagai bentuk solidaritas terhadap kematian George Floyd beberapa waktu lalu. Jersey ini juga digunakan untuk memberikan pesan terima kasih kepada National Health Service (NHS).Twitter @premierleague Para pemain Aston Villa dan Sheffield United mengenakan jersey Black Lives Matter sebagai bentuk solidaritas terhadap kematian George Floyd beberapa waktu lalu. Jersey ini juga digunakan untuk memberikan pesan terima kasih kepada National Health Service (NHS).

"Lonjakan itu terjadi meskipun pertandingan sepak bola dilaksanakan di stadion tanpa disaksikan langsung penonton," kata lembaga tersebut.

Kick It Out juga mencatat ada kenaikan laporan tindakan pelecehan rasialisme sebanyak 53 persen dalam perbandingan musim 2018-2019 terhadap musim 2019-2020.

Pemain Manchester City, Kevin De Bruyne dan rekan-rekan satu timnya juga mengenakan jersey Black Lives Matter sebagai bentuk solidaritas terhadap kematian George Floyd beberapa waktu lalu. Jersey ini juga digunakan untuk memberikan pesan terima kasih kepada National Health Service (NHS).Twitter @premierleague Pemain Manchester City, Kevin De Bruyne dan rekan-rekan satu timnya juga mengenakan jersey Black Lives Matter sebagai bentuk solidaritas terhadap kematian George Floyd beberapa waktu lalu. Jersey ini juga digunakan untuk memberikan pesan terima kasih kepada National Health Service (NHS).

Angkanya adalah 282 laporan dibandingkan dengan semusim sebelumnya, 184 laporan.

Laporan terhadap pelecehan berbasis orientasi seksual pada musim 2018-2019 ada 60.

Jersey klub Liga Premier Inggris, Arsenal dengan tulisan Black Lives Matter dan NHS (National Health Service).Twitter @premierleague Jersey klub Liga Premier Inggris, Arsenal dengan tulisan Black Lives Matter dan NHS (National Health Service).

Semusim berikutnya, angkanya naik mejadi 117 laporan.

"Terjadi kenaikan hingga 95 persen," kata petinggi Kick It Out Sanjay Bhandari.

Jersey klub Liga Premier Inggris, Sheffield United dengan tulisan Black Lives Matter.Twitter @premierleague Jersey klub Liga Premier Inggris, Sheffield United dengan tulisan Black Lives Matter.

Sementara itu, jajak pendapat dari YouGov pada 1.000 fans menunjukkan, sebanyak 70 persennya melihat pelecehan rasialisme terhadap para pesepak bola terjadi di media sosial.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X