Meski Masuk Regulasi, Pemain U20 Arema FC Tak Dapat Jaminan Pasti Bermain

Kompas.com - 25/08/2020, 11:00 WIB
Pemain muda Arema FC musim 2020, Aji Saka (tengah). KOMPAS.com/Suci RahayuPemain muda Arema FC musim 2020, Aji Saka (tengah).

MALANG, KOMPAS.com - Asisten pelatih Arema FC Charis Yulianto membuka peluang selebar-lebarnya bagi pemain Arema FC U20 untuk bisa tampil di level senior pada lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Hal tersebut didukung oleh regulasi U20 yang dicanangkan PSSI dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2020.

Namun, asisten pelatih asal Blitar tersebut memberikan kode untuk jangan berharap adanya garansi dari tim pelatih.

Pasalnya, kesempatan yang diberikan tergantung kepada kelayakan pemain di dalam lapangan.

Baca juga: Pengganti Bauman dan Inkyun Jadi Wewenang Pelatih Baru Arema FC

Seperti diketahui, PSSI menerbitkan regulasi U20, nantinya setiap klub Liga 1 diwajibkan memasukkan minimal dua pemain U20 dalam susunan tim setiap pertandingannya.

Adapun untuk urusan main atau tidak diserahkan kembali kepada kebijakan pelatih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arema FC sendiri menyambut baik regulasi tersebut. Sejumlah pemain U20 diajak latihan bersama pemain senior untuk menyeleksi pemain-pemain yang dirasa bisa memenuhi regulasi tersebut.

Charis Yulianto memastikan pemain harus membuktikan sendiri kelayakannya untuk bisa mendapatkan kesempatan.

Jangan berharap bakal ada jaminan main hanya karena regulasi.

“Semua tergantung dari anak-anak U20, semua kami pantau. Setidaknya mereka sudah punya pengalaman latihan bersama senior," kata Charis.

Itu sudah menjadi nilai plus buat mereka sendiri. Yang terpenting harus bekerja keras juga,” tutur dia.

Baca juga: Mundur dari Arema FC, Oh In-kyun Gantung Sepatu

Charis Yulianto sendiri menegaskan peluang sangat terbuka lebar bagi pemain U20.

Hal ini menjadi tiket emas bagi pemain-pemain yang ingin mendapatkan debut profesionalnya.

Oleh karena itu, dia berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya karena pelatih hanya akan memilih terbaik dari yang terbaik.

“Peluang masih ada dan sekarang banyak regulasi soal U20. Yang pasti saya kembalikan ke pemain itu sendiri. Kami kan pelatih kapasitasnya menilai secara kualitas mainnya seperti apa,” ujar Charis.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.