Kompas.com - 24/08/2020, 23:23 WIB
Para pemain Persib Bandung menjalani latihan fisik di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (14/8/2020). Official Persib BandungPara pemain Persib Bandung menjalani latihan fisik di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (14/8/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, berharap timnya bisa menggelar uji tanding pada September 2020.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu menuturkan, Persib butuh uji tanding untuk mematangkan persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020.

Kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia itu akan kembali bergulir pada 1 Oktober mendatang, setelah sempat ditangguhkan sejak pertengahan Maret 2020 lantaran pandemi virus corona.

Melihat waktu mulai penyelenggaraan kompetisi, Alberts menilai ideal bila Persib menggelar uji tanding pada September mendatang.

Baca juga: Persib Gelar Training Match, Robert Alberts Evaluasi Tempo Permainan

Sayangnya, keinginan Alberts tidak bisa direalisasikan dengan mudah. Dengan situasi terkait virus corona di Indonesia yang belum sepenuhnya terkendali, klub berjulukan Maung Bandung itu kesulitan mencari lawan uji tanding.

"Itu tidak mudah. Banyak tim yang belum memulai latihan. Selain tidak mudah juga bagi kami menggelar uji coba karena kondisi lingkungan," kata Alberts kepada wartawan, di Stadion GBLA, Kota Bandung, Senin (24/8/2020).

Awalnya, Persib berencana untuk pergi ke sejumlah daerah untuk mencari lawan uji tanding. Akan tetapi, setelah dipertimbangkan, opsi tersebut batal direalisasikan.

Menurut Alberts, Persib harus selektif dalam mencari daerah untuk menggelar uji tanding. Pasalnya, penyebaran virus corona di sejumlah daerah di Indonesia masih terjadi secara masif.

Baca juga: Kondisi Pemain Persib Belum Siap untuk 90 Menit Laga, Intensitas Latihan Ditingkatkan

"Kami tidak bisa asal-asalan bepergian. kami harus sangat selektif. Itu sangat logis karena kami tidak bisa terlalu banyak bepergian untuk menggelar uji coba. Tidak mudah untuk menemukan lawan uji coba saat ini di Indonesia," kata Alberts menuturkan.

"Itu sangat penting, kami akan melakukan uji coba, dan juga kami tidak mau membuang energi kami untuk melakukan perjalanan selama 12 jam dengan bus, hanya untuk uji tanding," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X