Kompas.com - 24/08/2020, 05:45 WIB
Kingsley Coman mencetak gol kemenangan Bayern Muenchen saat melawan PSG di final Liga Champions, 23 Agustus 2020. Bayern juara Liga Champions seusai mengalahkan PSG dengan skor 1-0. AFP/ POOL / GETTY IMAGES EUROPEKingsley Coman mencetak gol kemenangan Bayern Muenchen saat melawan PSG di final Liga Champions, 23 Agustus 2020. Bayern juara Liga Champions seusai mengalahkan PSG dengan skor 1-0.

2. Rekor sempurna Bayern Muenchen
Bayern menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil memenangi setiap laga dalam perjalanan menuju final.

Baca juga: Profil Kingsley Coman: Disia-siakan Juve, Jadi Pahlawan Bayern di Final Liga Champions

Tim asuhan Hansi Flick itu telah mencatatkan 11 kemenangan sebelum menjuarai Liga Champions dengan mengalahkan PSG pada laga final, dini hari WIB tadi.

3. Rekor buruk tim debutan di final Liga Champions
Bayern Muenchen mengandaskan mimpi PSG untuk meraih trofi pada penampilan pertama mereka di final Liga Champions.

PSG bukan satu-satunya tim debutan atau yang baru kali pertama tampil di final Liga Champions dan akhirnya kalah.

Sebanyak tujuh tim debutan terakhir selalu kalah pada pertandingan final Liga Champions.

Kali terakhir ada tim debutan yang berhasil menang di final adalah ketika Borussia Dortmund menjuarai Liga Champions 1996-1997 dengan mengalahkan Juventus.

4. 500 gol Bayern Muenchen
Bayern Muenchen menjadi tim ketiga yang berhasil mencetak 500 gol dalam sejarah Liga Champions.

Gol ke-500 Bayern di Liga Champions dicetak oleh Kingsley Coman ke gawang PSG pada pertandingan final, dini hari WIB tadi.

Di atas Bayern Muenchen, ada Barcelona dan Real Madrid yang telah mencetak gol lebih banyak di Liga Champions.

Barcelona tercatat telah mengoleksi 517 gol, sedangkan Real Madrid 567 gol.

5. Jejak Keylor Navas
Keylor Navas menjadi kiper ketiga yang pernah tampil di final Liga Champions dengan dua tim berbeda.

Sebelum Navas, Jorge Butt dan Edwin van der Sar yang juga pernah mencatatkan penampilan di final Liga Champions bersama dua tim berbeda.

Jorge Butt tampil di final bersama Bayern Muenchen dan Bayer Leverkusen, sedangkan Edwin van der Sar pernah menjejakkan kaki di partai puncak Liga Champions bareng Manchester United dan Ajax.

 

Halaman:


Sumber OptaJoe
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X