Jelang Final Liga Champions, Menanti Tuah Estadio Da Luz

Kompas.com - 23/08/2020, 21:56 WIB
Gelandang Argentina Paris Saint-Germain Angel Di Maria (kiri) merayakan kemenangan bersama pemain depan Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola semi-final Liga Champions UEFA antara Leipzig dan Paris Saint-Germain di stadion Luz di Lisbon pada 18 Agustus 2020. AFP/DAVID RAMOSGelandang Argentina Paris Saint-Germain Angel Di Maria (kiri) merayakan kemenangan bersama pemain depan Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola semi-final Liga Champions UEFA antara Leipzig dan Paris Saint-Germain di stadion Luz di Lisbon pada 18 Agustus 2020.

KOMPAS.com - Pertandingan final Liga Champions musim 2019-2020 akan dipentaskan pada Senin (24/8/2020) dini hari WIB.

Paris Saint-Germain dari Perancis akan berhadapan dengan raksasa Jerman, Bayern Muenchen  di Estadio Da Luz dalam laga puncak Liga Champions musim ini.

Kedua tim sama-sama berpeluang menyempurnakan sukses di kompetisi domestik dengan predikat 'treble winners' apabila keluar sebagai pemenang di akhir laga.

Selain faktor teknis dan kesiapan fisik, terkadang faktor non-teknis juga punya pengaruh dalam menentukan siapa yang akan menjadi juara.

Salah satu faktor non-teknis tersebut berasal dari tuah tempat laga final dilangsungkan.

Berbicara tentang Estadio Da Luz, paling tidak ada tiga laga final yang pernah dimainkan di stadion yang dalam kesehariannya menjadi markas Benfica tersebut.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Jelang Final Liga Champions PSG Vs Bayern Muenchen

Terakhir kali Estadio Da Luz menjadi venue partai puncak kompetisi terakbar Eropa itu ialah pada 24 Mei 2014.

Estadio Da Luz menjadi saksi bagaimana Real Madrid merebut La Decima alias gelar ke-10 mereka dalam ajang Liga Champions.

Pada final yang berakhir usai babak perpanjangan waktu tersebut, Real Madrid menyudahi perlawanan Atletico Madrid dengan skor 4-1.

Berbicara tuah bagi Prancis dan Jerman, hanya ada satu pemain asal Jerman yang bermain di final tersebut, yakni Sami Khedira.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AC Milan Vs Bologna, Kualitas Zlatan Ibrahimovic Jadi Pembeda

AC Milan Vs Bologna, Kualitas Zlatan Ibrahimovic Jadi Pembeda

Sports
 Alvaro Morata Tiba di Turin, Selangkah Lagi Gabung Juventus

Alvaro Morata Tiba di Turin, Selangkah Lagi Gabung Juventus

Liga Italia
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia - Kompak Menang, Juventus dan AC Milan Tembus 4 Besar

Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Italia - Kompak Menang, Juventus dan AC Milan Tembus 4 Besar

Sports
2 Pemain Andalan Shin Tae-yong di Timnas U19 Indonesia, Siapa Saja?

2 Pemain Andalan Shin Tae-yong di Timnas U19 Indonesia, Siapa Saja?

Liga Indonesia
AC Milan Vs Bologna, Stefano Pioli Puji Penampilan Anak Asuhnya

AC Milan Vs Bologna, Stefano Pioli Puji Penampilan Anak Asuhnya

Liga Italia
Sebelum ke Everton, James Rodriguez Ingin Berkhianat Gabung Atletico

Sebelum ke Everton, James Rodriguez Ingin Berkhianat Gabung Atletico

Liga Inggris
Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Man City di Atas Chelsea dan Man United

Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Man City di Atas Chelsea dan Man United

Liga Inggris
Valentino Rossi Ikut Komentari Francesco Bagnaia yang Merana di MotoGP Emilia Romagna 2020

Valentino Rossi Ikut Komentari Francesco Bagnaia yang Merana di MotoGP Emilia Romagna 2020

Motogp
AC Milan Vs Bologna, Ibrahimovic: Andai Saya Berusia 20 Tahun!

AC Milan Vs Bologna, Ibrahimovic: Andai Saya Berusia 20 Tahun!

Liga Italia
Alasan Quartararo Kena Penalti dan Kenapa Dirinya Marah pada GP Emilia Romagna

Alasan Quartararo Kena Penalti dan Kenapa Dirinya Marah pada GP Emilia Romagna

Motogp
Kejutan Orkestra Pirlo di Juventus, dari Ramsey hingga Kulusevski

Kejutan Orkestra Pirlo di Juventus, dari Ramsey hingga Kulusevski

Liga Italia
[POPULER BOLA] Motif Rossi Tetap 'Ngegas' Usai Jatuh | Luapan Amarah Klopp

[POPULER BOLA] Motif Rossi Tetap "Ngegas" Usai Jatuh | Luapan Amarah Klopp

Motogp
Pulang ke Tottenham Jadi Bukti Gareth Bale Masih Lapar Gelar Juara

Pulang ke Tottenham Jadi Bukti Gareth Bale Masih Lapar Gelar Juara

Liga Inggris
4 Fakta Menarik dari Laga Wolves Vs Man City, Rekor The Citizens di Liga Inggris

4 Fakta Menarik dari Laga Wolves Vs Man City, Rekor The Citizens di Liga Inggris

Liga Inggris
Eks Bek Chelsea: Kepa Arrizabalaga Harus Menemui Psikiater

Eks Bek Chelsea: Kepa Arrizabalaga Harus Menemui Psikiater

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X