Naturalisasi Pemain Brasil, Bukan Langkah Terobosan yang Dimaksud PSSI

Kompas.com - 20/08/2020, 21:29 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan pemaparan mengenai kondisi sepak bola nasional kepada para wartawan Grup Kompas dengan didampingi oleh Pemimpin Redaksi KompasTV, Rosiana Silalahi, di Menara Kompas, Jakarta, pada Kamis (2/7/2020). KOMPAS.com/Firzie A. IdrisKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan pemaparan mengenai kondisi sepak bola nasional kepada para wartawan Grup Kompas dengan didampingi oleh Pemimpin Redaksi KompasTV, Rosiana Silalahi, di Menara Kompas, Jakarta, pada Kamis (2/7/2020).

KOMPAS.com - PSSI kembali menekankan bahwa para pemain Brasil yang datang untuk bergabung dengan klub-klub Liga Indonesia jelang akhir pekan ini bukan bagian dari agenda untuk memperkuat ambisi di Piala Dunia U20 2021.

PSSI pernah mengungkapkan rencana untuk melakukan naturalisasi ke pemain-pemain muda berbakat dan menjadikan mereka warga Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketum PSSI, Mochammad Iriawan, dalam media visit ke Grup Kompas di Menara Kompas, Jakarta, pada awal Juli 2020.

Pada slide presentasi halaman 31, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menjelaskan bahwa PSSI memerlukan "langkah terobosan" untuk mendulang sukses di Piala Dunia U20 2021.

Baca juga: Kunjungan ke Grup Kompas, Ketum PSSI Tekankan Target Timnas di Piala Dunia U20

PSSI telah menerapkan target Indonesia pada ajang dua tahunan itu adalah lolos dari fase grup dan mencapai babak delapan besar.

Pada slide tersebut, terlihat bahwa PSSI sedang mempertimbangkan melakukan naturalisasi/nasionalisasi pemain-pemain muda dengan usia di bawah 19 tahun.

Slide presentasi Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang menunjukkan strategi PSSI terkait naturalisasi/nasionalisasi jelang Piala Dunia U20 2021.PSSI Slide presentasi Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang menunjukkan strategi PSSI terkait naturalisasi/nasionalisasi jelang Piala Dunia U20 2021.

Pemain-pemain ini harus punya kemampuan teknis di atas rata-rata dan memiliki perawakan tak beda dengan pemain indonesia.

Slide tersebut juga mengutarakan penyesalan bahwa selama ini naturalisasi dilakukan pada pemain-pemain berusia 30-an tahun.

Hal ini diperkuat dengan menampilkan foto bek Persija Otavio Dutra yang berusia 34 tahun saat proses naturalisasinya kelar pada akhir September 2019.

"Memang menjadi pemikiran kami, tetapi kita harus bicarakan dengan pelatih nanti. Harus yang benar-benar umurnya memadai, 18-19 atau bahkan 17. Sedang kita pikirkan," tutur Iwan Bule.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X