Barcelona Dipermalukan, Bartomeu Disemprot Keras oleh Laporta

Kompas.com - 15/08/2020, 09:00 WIB
Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta. TWITTER.com/JoanLaportaFCBMantan Presiden Barcelona, Joan Laporta.

Secara ekonomi, bujet Barcelona meningkat dari 123 juta euro menjadi 445 juta euro.

Laporta juga sempat mengalami masa-masa susah di Barca.

Salah satunya adalah ketika ia gagal dalam upayanya mendatangkan David Beckham ke Barcelona, salah satu janji kunci dalam kampanye kepresidenan Barcelona 2003.

Beckham justru memilih rival mereka, Real Madrid, dalam sebuah tamparan bagi sang presiden baru.

Baca juga: Barcelona Vs Bayern - Barca Gugur, Duopoli Ronaldo dan Messi Berakhir

Setidaknya, kedatangan Ronaldinho membuat kegarangan Barcelona di lapangan terjaga.

Ia lalu menunjuk Frank Rijkaard sebagai pelatih. Kendati tergolong hijau dan memiliki kepribadian yang angkuh, Rijkaard membawa Barca ke dua gelar LaLiga dan kejayaan di Liga Champions.

Pada 2008, ia memecat Rijkaard dan menunjuk salah satu anggota Dream Team Johan Cruyff, Pep Guardiola, untuk menjadi pelatih.

Tanpa pengalaman melatih di level utama sebelumnya, Guardiola memutar balik semua skeptisisme dan membawa klub ke tahun-tahun tersukses mereka dengan memenangi enam trofi berbeda.

Laporta pun menghadapi beberapa skandal dalam masanya memimpin Barcelona.

Beberapa di antaranya melibatkan dugaan bahwa ia menjadi lebih otoriter selama menjabat, keterlibatan adik iparnya sekaligus anggota dewan direktur Barcelona ke Fondasi Francisco Franco, dan mencampurkan klub ke agenda politik pribadinya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X