Fakta Menarik Protokol Kesehatan Liga Champions, Minimal 13 Pemain Masih Bisa Merumput

Kompas.com - 12/08/2020, 08:00 WIB

KOMPAS.com - UEFA telah membuat protokol kesehatan ketat menjelang berlangsungnya turnamen mini Liga Champions di Lisbon pada 12-23 Agustus 2020.

Babak perempat final hingga final Liga Champions bakal dimainkan di Estadio Da Luz dan Jose Alvalade di Lisbon di bawah protokol kesehatan ketat UEFA bertajuk "Return to Play" yang dipaparkan dalam 31 halaman.

Protokol "Return to Play" tersebut diperkuat oleh presentasi lebih dari 130 halaman yang dipaparkan UEFA ke 12 klub yang berpartisipasi.

Beberapa hal menarik yang tercantum dalam protokol kesehatan tersebut adalah:

Penunjukan Petugas Medis

Setiap klub harus menunjuk Medical Liasion Officer (MLO) yang bertanggung jawab terhadap semua keperluan tes Covid-19. Para petugas ini haruslah seseorang yang mempunyai kapabilitas medis walau tak harus selalu dokter tim.

Semua tim juga harus menunjuk Protocol Compliance Officer (PCO) yang harus memastikan semua personel menghormati langkah-langkah social distancing saat bepergian, di akomodasi tim, dan senantiasa menjaga kebersihan umum.

Baca juga: Kabar Buruk Atletico Madrid, Lonjakan Kasus Positif di Tim Wanita

Semua pemain, pelatih, asisten, wasit, dan pegawai tim yang lolos ke delapan besar di Lisbon harus menjalani tes dua hari sebelum terbang ke Lisbon dengan hasilnya dikirim ke UEFA.

Tes akan kembali diulang saat tim-tim tiba di Lisbon.

Mereka yang mengembalikan hasil positif, seperti duo Atletico Madrid Sime Vrsaljko dan Angel Correa, tak boleh berangkat ke ibu kota Portugal tersebut.

Semua yang pernah positif Covid-19 harus membuktikan bahwa mereka tak lagi terpapar virus.

Hotel Tim

Masing-masing anggota tim, jika memungkinkan, harus menempati kamar tidur sendiri. UEFA menganjurkan agar setiap tim memesan satu hotel secara eksklusif. 

Jika hal ini tidak bisa diatur, suatu tim harus memastikan dengan manajemen agar para pemain dan staff tak mengadakan kontak dengan tamu atau pegawai hotel lain.

Para pemain tak boleh meninggalkan hotel mereka. Setiap pemain yang ingin keluar penginapan harus mendapat persetujuan dari tim dan mereka tak boleh melakukan kontak dengan orang lain di luar grup.

Baca juga: 5 Fakta Laga Wolves Vs Sevilla, Striker Incaran MU Rusak Rekornya Sendiri

Para pemain harus mendapat akses pribadi ke ruang makan pribadi. Baju kotor para pemain harus dicuci oleh staff klub dan tidak oleh staff hotel.

Delegasi Tim

UEFA mengizinkan masing-masing tim untuk membawa tak lebih dari 10 delegasi resmi yang akan ikut bersama para pemain dan staff teknis. 

Mereka tak akan masuk grup testing yang dijalani oleh para pemain dan staff teknis sehingga dianjurkan untuk bepergian dan tinggal di hotel terpisah dari tim.

Kebutuhan Latihan

Setiap tim akan mendapatkan 210 botol air dan 90 botol Gatorade per harinya di fasilitas latihan. Mereka juga dapat meminta hingga 50 kilogram es per hari mengingat panasnya suhu udara di Portugal pada bulan Agustus.

Minimal 13 Pemain

Suatu tim dapat tetap bermain walau ada kasus positif terdeteksi setelah menjalani tes di Lisbon. Pemain bersangkutan tentu saja tak boleh terlibat dan harus menjalani karantina di kamar hotel.

Baca juga: Daftar Top Skorer Liga Europa, Bruno Fernandes Masih di Puncak

Pertandingan hanya akan batal apabila suatu tim tak dapat menurunkan minimal 13 pemain. Jika ini terjadi, tim bersangkutan akan dinyatakan WO dengan kekalahan 0-3.

Protokol Kesehatan di Stadion

Para ball boy harus mengenakan masker dan minimal berjarak dua meter dari para pemain. Hanya akan ada 4-6 ball boy pada setiap laga.

Para pemain tak dapat menggunakan kamar mandi bersama di dalam stadion. Fasilitas seperti jacuzzi, ice bath, dan sauna juga dilarang.

Peralatan fitness harus didisinfeksi sebelum dan sesudah pemakaian.

Kedua tim akan memasuki lapangan secara terpisah dengan jarak tak melebihi dua setengah menit antara satu sama lain.

Para pemain yang pemanasan dan pendinginan tak boleh menggunakan area lapangan demi melindungi area bermain sebaik mungkin untuk sisa turnamen.

Para pemain harus menjaga jarak 1 meter pada seremoni prapertandingan.

Para pemain, tentu saja, tak boleh bersapa tangan dan dianjurkan untuk tidak bertukar baju seusai laga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liverpool Vs Madrid: Kala Klopp Berlagak Lupa Nama Ancelotti demi Ungkit Keajaiban Istanbul…

Liverpool Vs Madrid: Kala Klopp Berlagak Lupa Nama Ancelotti demi Ungkit Keajaiban Istanbul…

Liga Champions
Hasil Drawing Piala AFF Wanita 2022: Indonesia Segrup dengan Malaysia-Australia

Hasil Drawing Piala AFF Wanita 2022: Indonesia Segrup dengan Malaysia-Australia

Liga Indonesia
Pesona Apriyani Rahayu Dapat Pengakuan dari Media Asing Ternama Forbes

Pesona Apriyani Rahayu Dapat Pengakuan dari Media Asing Ternama Forbes

Badminton
Marquez di MotoGP Italia: Jauh dari Dominasi, Akui Sulit Maksimal di Mugello

Marquez di MotoGP Italia: Jauh dari Dominasi, Akui Sulit Maksimal di Mugello

Motogp
Liverpool Vs Real Madrid, Siapa Favorit Juara Liga Champions Versi Juergen Klopp?

Liverpool Vs Real Madrid, Siapa Favorit Juara Liga Champions Versi Juergen Klopp?

Liga Champions
Liverpool Vs Madrid: Trio BBC Raih La Decima, Formula ABC untuk Misi La Decimocuarta

Liverpool Vs Madrid: Trio BBC Raih La Decima, Formula ABC untuk Misi La Decimocuarta

Liga Champions
Liverpool Vs Real Madrid: Hati-hati The Reds, Los Blancos Selalu Menang di Final

Liverpool Vs Real Madrid: Hati-hati The Reds, Los Blancos Selalu Menang di Final

Liga Champions
Link Live Streaming Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid Dini Hari Nanti

Link Live Streaming Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid Dini Hari Nanti

Liga Champions
Arema FC Totalitas Bangun Training Center Mewah, di Tengah Riuh soal Lapangan Timnas

Arema FC Totalitas Bangun Training Center Mewah, di Tengah Riuh soal Lapangan Timnas

Liga Indonesia
Liverpool Vs Real Madrid, Pasukan Juergen Klopp Sudah Belajar untuk Menang

Liverpool Vs Real Madrid, Pasukan Juergen Klopp Sudah Belajar untuk Menang

Liga Champions
EKSKLUSIF Stefano Pioli: Sepak Bola Progresif AC Milan Siap Picu Aturan Baru

EKSKLUSIF Stefano Pioli: Sepak Bola Progresif AC Milan Siap Picu Aturan Baru

Liga Italia
Gandeng Fakultas Arsitektur ITN Malang, J99 Corp dan Arema FC Gelar Sayembara Desain Training dan Sport Center

Gandeng Fakultas Arsitektur ITN Malang, J99 Corp dan Arema FC Gelar Sayembara Desain Training dan Sport Center

Liga Indonesia
Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid, Courtois Siap Mainkan Peran Ganda

Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid, Courtois Siap Mainkan Peran Ganda

Liga Champions
Ketika Shin Tae-yong Puji Olah Bola Sandy Walsh dan Jordi Amat...

Ketika Shin Tae-yong Puji Olah Bola Sandy Walsh dan Jordi Amat...

Liga Indonesia
Kiromal Katibin Pertajam Rekor Dunia Panjat Tebing di Negeri Paman Sam

Kiromal Katibin Pertajam Rekor Dunia Panjat Tebing di Negeri Paman Sam

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.