Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/08/2020, 13:00 WIB

"Karena tidak mudah untuk memainkan latih tanding. Ada beberapa tim yang bersedia untuk latih tanding, tetapi sepertinya tidak memungkinkan. Mungkin kami harus pergi ke kota lain untuk bertanding di sana dan itu pun jika kami diundang," kata pelatih 65 tahun itu.

Uji tanding dibutuhkan Persib untuk mengasah kembali taktik dan strategi bermain, setelah kompetisi mengalami penangguhan selama hampir lima bulan lantaran pandemi virus corona.

Terlebih lagi, Maung Bandung bertekad untuk mempertahankan performa impresif pada awal musim.

Sebelum kompetisi ditangguhkan, Persib menunjukkan performa apik, setelah melewati tiga laga awal dengan sapu bersih kemenangan. Tiga poin masing-masing dicatatkan Persib atas Persela Lamongan, Arema FC, dan PS Sleman.

Melalui hasil tersebut, Persib pun menduduki posisi puncak klasemen dengan sembilan poin. Sayangnya, performa impresif Persib terganggu dengan adanya penangguhan kompetisi karena wabah virus corona.

Baca juga: Gelandang Persib Geber Persiapan Mandiri Jelang Sesi Latihan Tim

Penyelenggaraan kompetisi sepak bola Indonesia ditangguhkan sejak pertengahan Maret 2020.

Situasi tersebut tentu membuat Persib harus memikirkan formula yang tepat untuk bisa mengembalikan performa pemain. Sebab, jeda kompetisi yang panjang tak dimungkiri bisa berpengaruh pada penurunan performa pemain.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, menyadari hal tersebut. Oleh karena itu, Alberts bertekad untuk menumbuhkan kembali motivasi anak asuhnya.

Pelatih asal Belanda itu menegaskan, target Persib adalah bisa mempertahankan performa apik agar peluang meraih gelar jura terbuka lebar.

"Kami mencari peluang untuk tetap berada di posisi puncak. Berjuang untuk memperebutkan posisi teratas dan tentunya mencoba untuk menjadi juara," kata Alberts.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+