Trik Liga Thailand Cari Utangan

Kompas.com - 07/08/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi utang fromdebttomillionaire.com, dok. HaloMoney.co.idIlustrasi utang

BANGKOK, KOMPAS.com - Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) menyiapkan trik untuk mencari utangan agar kesulitan likuiditas pada kompetisi Liga Thailand segera berakhir.

Liga Thailand mengharu-biru lantaran terpaan pandemi corona.

Skuad PTT Rayong merayakan gelar juara Thai League 2 setelah menumbangkan tuan rumah Rayong 2-0 pada laga pamungkas di Stadion Rayong, Sabtu (29/9/2018).INSTAGRAM.COM/PTTRYIG Skuad PTT Rayong merayakan gelar juara Thai League 2 setelah menumbangkan tuan rumah Rayong 2-0 pada laga pamungkas di Stadion Rayong, Sabtu (29/9/2018).

"Kami akan meminjam uang untuk mencegah krisis likuiditas di Liga Thaliand," kata Presiden Asosiasi Sepak Bola Thailand Somyot Poompunmuang.

Somyot mengatakan, pihaknya akan mencari bantuan keuangan dari dalam dan luar negeri Thailand.

"Kami akan mencari pinjaman bebas bunga enam hingga setahun ke depan," kata Somyot.

Baca juga: Tak Ada Perubahan saat Bergulirnya Kembali Liga Thailand

Tertunda sejak Maret 2020, Liga Thailand akan bergulir lagi pada 12 September 2020.

Ilustrasi sepak bola.shutterstock Ilustrasi sepak bola.

Liga Thailand gagal mendapatkan perpanjangan kontrak hak siar dengan televisi TrueVision.

Perusahaan televisi yang punya hak menayangkan liga lokal itu hanya mau menayangkan laga liga hanya sampai pada 25 Oktober 2020.

Hal itu sesuai dengan kontrak yang diteken sebelum pandemi corona melanda Thailand dan memaksa liga terhenti.

Sementara itu, Toyota menarik diri sebagai sponsor Piala Liga Thailand.

Tak sampai di situ, Liga Thailand 3 undur diri dari FAT lantaran klub-klub di kompetisi kasta ketiga kesulitan keuangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X