Kesan Feby Eka Usai Jalani Protokol Kesehatan Arema FC

Kompas.com - 07/08/2020, 18:00 WIB
Pemain Arema FC musim 2020, Feby Eka cek suhu badan sebelum melakukan latihan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin (03/08/2020) sore. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Arema FC musim 2020, Feby Eka cek suhu badan sebelum melakukan latihan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Senin (03/08/2020) sore.

MALANG, KOMPAS.com - Winger muda Feby Eka Putra punya kesan positif saat Arema FC mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan pemainnya menerapkan protokol kesehatan.

Meskipun hal itu menambah pekerjaan baru, Feby Eka mengaku mendapat banyak manfaat.

Semenjak kegiatan tim aktif kembali, Arema FC mewajibkan semua pemainnya untuk menerapkan protokol kesehatan, baik dalam kehidupan sehari-hari, latihan, maupun kegiatan lainnya.

Jauh sebelum latihan perdana, semua pemain wajib melakukan rapid test terlebih dahulu.

Hanya pemain dengan status nonreaktif yang diperbolehkan mengikuti latihan.

Baca juga: Kabar Buruk, Kiper Arema FC Akhiri Musim Lebih Dini

Tidak selesai sampai di situ, pemain juga diwajibkan untuk menegakkan upaya-upaya untuk memutus penyebaran Covid-19. Imbauan semakin ketat saat kegiatan tim berlangsung.

Bagi pemain protokol kesehatan ini tentu merepotkan karena membatasi ruang gerak dan kegiatan mereka.

Namun, manfaatnya baru terasa saat latihan sudah berjalan. Dengan kondisi tim yang steril, Feby Eka Putra dan pemain-pemain Arema lainnya bisa lebih fokus dalam latihan.

"Tidak ada rasa waswas, enjoy saja kan kami sudah tes kesehatan dan alhamdulillah semuanya baik-baik saja. Tinggal bagaimana menjaga kebersihan, terutama pakai masker dan mencuci tangan," kata mantan pemain timnas Indonesia itu kepada Kompas.com.

Baca juga: Selain Mario Gomez, Dua Orang Ini Juga Bisa Tinggalkan Arema FC

Lebih lanjut, Feby Eka Putra memberikan apresiasi terhadap ketatnya protokol kesehatan yang diterapkan Singo Edan.

Sebab, secara tidak langsung imbauan dari Arema FC membuatnya teredukasi dan semakin disiplin dalam menjalankan aktivitas di tengah pandemi.

"Protokol kesehatan Arema alhamdulillah sangat bagus. Kami diberikan edukasi oleh tim dokter apa saja yang dilarang selama aktivitas," ucapnya.

"Lalu, apa saja yang harus dibawa sendiri. Itu penting seperti hal-hal kecil, alat shalat, sejadah, dan sarung," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X