Kompas.com - 04/08/2020, 21:40 WIB
Ekspresi lesu Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Osasuna pada pekan ke-37 Liga Spanyol 2019-2020. DAVID RAMOS / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFPEkspresi lesu Lionel Messi dalam laga Barcelona vs Osasuna pada pekan ke-37 Liga Spanyol 2019-2020.
|

KOMPAS.com - Mantan pemain Barcelona, Albert Ferrer, meminta bekas klubnya agar tak bergantung terus kepada Lionel Messi.

Lionel Messi dan Barcelona ibarat ikon yang tak terpisahkan bagi wilayah Catalan.

Pasalnya pemain asal Argentina itu telah mengabdi kurang lebih selama 15 tahun sejak mengabdi di tahun 2004.

Tak cuma soal pengabdian, Lionel Messi bisa dibilang sebagai pemain yang paling banyak berkontribusi bagi Barcelona.

Musim ini saja, Lionel Messi menjadi pemain pertama yang sukses menyarangkan lebih dari 20 gol dan membukukan assist di atas 20 kali dalam satu musim.

Baca juga: Satu Hal yang Akan Buat Antonio Conte Tolak Lionel Messi di Inter Milan

Di Liga Spanyol, Messi berstatus sebagai El Pichichi usai menjadi raja gol berkat torehan 25 gol dari 33 penampilan dalam semusim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kegemilangan penyerang asal Argentina itu tidak sebanding dengan prestasi Barcelona di Liga Spanyol musim ini.

El Barca dipaksa menyerahkan gelar juara liga kepada seteru abadi mereka, Real Madrid, yang unggul lima poin di klasemen akhir.

Kegagalan ini menjadi tamparan keras bagi klub mengingat mereka tidak kesampaian untuk mencetak gelar Liga Spanyol tiga kali berturut-turut.

Apalagi masa depan La Pulga bersama Barcelona pun masih abu-abu seiring penampilan buruk tim musim ini.

Baca juga: Napoli Hanya Bisa Hentikan Lionel Messi dalam Mimpi

Terlebih kontrak Messi bakal berakhir pada musim panas 2021 mendatang.

Situasi yang dialami Barcelona pun ikut dikomentari oleh mantan pemain mereka, Albert Ferrer.

Albert Ferrer menilai El Barca terlalu bergantung pada kecemerlangan Messi.

Di samping itu, bek yang memperkuat Barcelona selama delapan musim antara 1990 dan 1998 itu juga menilai mantan timnya tidak memiliki kedalaman skuad yang bisa bersaing di level tertinggi, terlebih untuk menyamai level Messi.

"Ini situasi yang unik. Tidak ada tim lain yang bisa mengatakan mereka sangat bergantung pada satu pemain," kata Ferrer dikutip BolaSport dari FourFourTwo.

Baca juga: Meski Hanya Fantasi, Inter Milan Tetap Intip Peluang Datangkan Messi

"Barcelona perlu belajar mandiri tanpa ketergantungan dengan Messi, meski dia masih menjadi yang terbaik."

"Sebuah pertanda bagus Barcelona memiliki Messi, tetapi pemain lain juga perlu menunjukkan kemampuannya dan tidak semua harus dengan Messi."

"Barcelona perlu membuat pemain lain juga merasa penting bagi klub dan melakukan sesuatu yang berbeda untuk membantu Messi."

"Mereka sudah memiliki opsi bagus seperti pemain muda Ansu Fati," tutur Ferrer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.