Nasib Liga Inggris Tergantung Ajang Pacuan Kuda

Kompas.com - 30/07/2020, 09:40 WIB
Suasana laga persahabatan Liverpool vs Blackburn Rovers pada Jumat (12/6/2020) dini hari WIB. TWITTER.com/LFCSuasana laga persahabatan Liverpool vs Blackburn Rovers pada Jumat (12/6/2020) dini hari WIB.

LONDON, KOMPAS.com - Nasib Liga Inggris musim 2020-2021 ternyata tergantung pada ajang pacuan kuda.

"Pemerintah mengizinkan per 1 Oktober 2020, penonton hadir langsung di stadion menyaksikan laga Liga Primer," kata Menteri Kesehatan Inggris Nigel Huddleston.

Kendati begitu, selain Liga Inggris, pemerintah mengizinkan hal sama untuk cabang olahraga kriket, snooker (sejenis biliar), dan pacuan kuda.

Pemain muda Birmingham City, Jude Bellingham, resmi bergabung dengan Borussia Dortmund.Tangkapan layar Twitter Birmingham City FC Pemain muda Birmingham City, Jude Bellingham, resmi bergabung dengan Borussia Dortmund.

Izin itu memang diberikan berkenaan dengan upaya menghambat meluasnya penyebaran pandemi Covid-19.

Kriket menjadi percontohan pertama kehadiran kembali penonton menyaksikan laga secara langsung.

Baca juga: Oktober, Pemerintah Inggris Izinkan Penonton Hadir Langsung di Stadion

Laga antara Surrey melawan Middlesex di Kia Oval pada 26 Juli 2020 dihadiri seribu penonton.

Selanjutnya, pada 28 Juli 2020, para penonton diizinkan menyaksikan langsung laga di Stadion Edgbaston di Birmingham antara Warwickshire versus Worcestershire.

Kiper Stoke City, Jack Butland, meninggalkan lapangan sambil menangis setelah gagal menyelamatkan klubnya dari degradasi usai kalah 1-2 dari Crystal Palace, Sabtu (5/5/2018) di Bet365 Stadium.OLI SCARFF/AFP Kiper Stoke City, Jack Butland, meninggalkan lapangan sambil menangis setelah gagal menyelamatkan klubnya dari degradasi usai kalah 1-2 dari Crystal Palace, Sabtu (5/5/2018) di Bet365 Stadium.

"Sejauh ini, laga-laga di kriket aman," ujar Nigel Huddleston.

Pacuan kuda

Pekerja menyelesaikan pembangunan arena Pacuan Kuda atau Equestrian di Jakarta Internasional Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Pulomas, Jakarta, Kamis (8/3). Arena pacuan kuda yang pengerjaannya dilakukan sejak 2016 itu saat ini pembangunannya sudah 90 persen dan masuk tahap finishing dan dipastikan siap digunakan untuk Asian Games 2018.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/18MUHAMMAD ADIMAJA Pekerja menyelesaikan pembangunan arena Pacuan Kuda atau Equestrian di Jakarta Internasional Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Pulomas, Jakarta, Kamis (8/3). Arena pacuan kuda yang pengerjaannya dilakukan sejak 2016 itu saat ini pembangunannya sudah 90 persen dan masuk tahap finishing dan dipastikan siap digunakan untuk Asian Games 2018. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/18

Namun demikian, lanjut Huddleston, Liga Inggris masih harus menggantungkan nasibnya pada laga snooker dan pacuan kuda.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X