Menpora Bicara soal Penguatan Kepemimpinan

Kompas.com - 30/07/2020, 07:40 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali saat bertemu media di launching Bhayangkara FC di Gedung PTIK Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (24/02/2020) siang. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali saat bertemu media di launching Bhayangkara FC di Gedung PTIK Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (24/02/2020) siang.
|

KOMPAS.COM - Penguatan kepemimpinan dengan bermitra dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) ialah program yang sangat strategis khususnya dalam memasifkan dan menjaga penguatan ideologi bangsa di masa pandemi.

Dengan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia, PPI diharapkan bisa menjadi mitra penguatan kepemimpinan yang bisa memaksimalkan perannya di berbagai bidang.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga, Zainudin Amali, dalam pembukaan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar Pemuda yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI melalui Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Deputi Bidang Pengembangan Pemuda bekerjasama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) melalui media daring/webinar, Rabu (29/7/2020).

Asrorun Ni’am Sholeh selaku Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI menyampaikan program konsep kepemimpinan yang terus didorong oleh Kemenpora.

Baca juga: Meraba Skuad Timnas Indonesia Racikan Shin Tae-yong

“Kepemimpinan itu terbagi atas tiga level yang pertama kepemimpinan individu atau semua orang adalah pemimpin, yang kedua yakni kepemimpinan dalam rumah tangga sebagai entitas terkecil dalam masyarakat, serta yang ketiga Kepemimpinan publik di berbagai bidang” ucap Ni’am yang juga akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

“Ketiga level dan konsep kepemimpinan tersebut harus tumbuh di dorong dengan segala upaya maksimal yang kita punya, karena hal tersebut ialah bagian ikhtiar untuk pembangunan Pemuda kita” tutur Ni’am dalam paparannya.

Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Ibnu Hasan menyampaikan dalam laporannya bahwa kegiatan ini bukanlah kegiatan yang terakhir.

Namun, kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai bagian bukti kehadiran negara mendampingi pengembangan kepemimpinan pemuda di Indonesia.

“Kami harus bergandengan tangan tidak hanya dengan PPI, tapi juga dengan semua organisasi pemuda dan lapisan masyarakat lainnya dalam mendampingi pengembangan pemuda Indonesia” tutur Ibnu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X