Masih Rajin Blusukan, Indra Sjafri Sering Lupa Punya Jabatan Tinggi di Timnas

Kompas.com - 28/07/2020, 20:59 WIB
Indra Sjafri memberi arahan kepada skuad timnas U23 Indonesia di SEA Games 2019 Dok. PSSIIndra Sjafri memberi arahan kepada skuad timnas U23 Indonesia di SEA Games 2019

KOMPAS.com - Direktur Teknik Timnas Indonesia, Indra Sjafri, mengaku mulai menahan diri untuk blusukan tanpa pemberitahuan seperti yang biasa dilakukan sebelumnya.

Indra Sjafri dikenal karena komitmennya dalam blusukan mencari bibit pemain muda.

Dengan biaya sendiri, Indra masuk ke daerah-daerah untuk mencari talenta emas ke skuad tim nasional bentukannya.

Sejak saat itu, Indra Sjafri dikenal sebagai pelatih spesialisasi pemain muda yang dibuktikan dengan sejumlah gelar bagi timnas Indoensia di kelompok usia.

Baca juga: Soal Opsi Naturalisasi, Indra Sjafri Ingatkan Pemain Timnas U20 Bukan Sembarangan

Kemauannya untuk belajar kemudian mengantarkan sang pelatih menjadi asisten Shin Tae-yong.

Namun, dengan pertimbangan lain, PSSI mengangkatnya menjadi Direktur Teknik Timnas.

Pelatih asal Sumatera Barat tersebut agaknya masih belum terbiasa dengan jabatan baru ini. Ia tampak masih sering lupa bahwa dirinya saat ini adalah orang dengan kedudukan tinggi di PSSI.

Sehingga, terkadang dia melenggang santai menghadiri kegiatan seperti saat masih menjadi pelatih.

“Kadang-kadang saya datang tanpa memberitahu Asprov atau Askot. Ini hal yang harus saya perbaiki apalagi status saya sekarang sebagai Dirtek (Direktur Teknik Timnas),” kata Indra Sjafri saat webinar Pengembangan Manajemen Suporter Sepak Bola.

Baca juga: Indra Sjafri Berharap Timnas Tampil di Piala Dunia U20 dengan Kekuatan Pemain Lokal

Terakhir, Indra Sjafri mengaku datang tanpa pemberitahuan pada sebuah kegiatan akademi sepak bola di Jawa Barat.

Saat itu, dia mendapat undangan walau memang tidak secara resmi.

“Jadi, saya datang tanpa surat resmi karena undangannya juga tidak resmi,” ucap mantan pelatih Bali United.

“Berikutnya kalau memang Asprov ada kegiatan resmi kami siap hadir. Kalau bisa, kami akan ajak pihak yang bisa membantu di situ,” pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X