Kompas.com - 25/07/2020, 21:09 WIB
Marc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) MOHD RASFANMarc Marquez perpanjang kontrak dengan Honda hingga akhir 2024. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)

 

KOMPAS.com - Pebalap dengan 8 gelar juara dunia, Marc Marquez, harus menahan ambisinya untuk turun balapan di ajang MotoGP Andalusia.

Marc Marquez bakal absen pada seri kedua MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez tersebut lantaran kondisinya sangat berisiko.

Sebab, Marquez mengalami kecelakaan high side pada MotoGP Spanyol, Minggu (19/7/2020).

Dua hari berselang, dia menjalani operasi di Barcelona, Spanyol. Lalu kembali ke Sirkuit Jerez pada Kamisnya.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Andalusia, Quartararo Terdepan, Marquez Batal Balap

Pada Kamis (23/7/2020), Marc Marquez dinyatakan fit untuk balapan dalam MotoGP Andalusia. Hanya saja tak mengikuti sesi free practice 1 (FP1) dan 2 pada Jumat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu Sabtu (25/7/2020), Marquez mengaspal pada sesi FP3, FP4, dan Kualifikasi (Q1) MotoGP Andalusia.

Akan tetapi, posisinya belum terlihat siap tampil. Dia berada di urutan ke-19 (FP3) dan ke-13 (FP4).

Sementara pada Q1, dia tak mampu menyelesaikan satu putaran meski sudah turun ke lintasan.

Baca juga: Breaking News, Marc Marquez Bakal Absen di MotoGP Andalusia

Melihat kejadian tersebut, Marc Marquez untuk kali pertama dalam kariernya di MotoGP, gagal balapan dengan status Did Not Start (DNS).

Status DNS diberikan kepada pebalap tidak bisa ikut balapan meski dirinya sudah hadir di sirkuit.

"Marc merasa lebih buruk pada Q1. Lebih baik tak mengambil risiko apapun. Ia menunjukkan usaha keras untuk kembali ke sini dan berusaha," tutur Presiden Repsol Honda, Alberto Puig.

"Namun, kami telah mengambil keputusan benar," ujar Puig lebih lanjut kepada para wartawan MotoGP.

Menjalani debut di MotoGP pada 2013, Marc Marquez selalu berada di grid start.

Marc Marquez sebenarnya pernahmendapatkan status DNS pada tahun 2011. Namun, ketika itu pebalap asal Spanyol ini masih turun di kelas Moto2.

Baca juga: Hasil Q1 MotoGP Andalusia, Mimpi Buruk Marquez Bersaudara

DNS tersebut terjadi ketika Marquez beraksi di Sirkuit Sepang, Malaysia. Dia mengalami kecelakaan pada FP1 Moto2 2011.

Akibat kecelakaan tersebut, dia nyaris pensiun dini akibat gangguan pada penglihatannya.

Pada momen tersebut, dia juga harus merelakan gelar juara Moto2 2011 kepada Stefan Bradl, karena tak bisa tampil atau Did Not Qualify (DNQ) di Moto2 Valencia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kualifikasi FIBA World Cup 2023, Timnas Basket Indonesia Tumbang dari Lebanon

Kualifikasi FIBA World Cup 2023, Timnas Basket Indonesia Tumbang dari Lebanon

Sports
Messi Ternyata Sempat Tak Yakin Menang Ballon d'Or 2021

Messi Ternyata Sempat Tak Yakin Menang Ballon d'Or 2021

Internasional
Jadwal Liga Italia Pekan Ini, Juventus Bisa Tersandung Lagi

Jadwal Liga Italia Pekan Ini, Juventus Bisa Tersandung Lagi

Liga Italia
Jelang BWF World Tour Finals, Pemain Top Dunia Ikut Charity for Bali

Jelang BWF World Tour Finals, Pemain Top Dunia Ikut Charity for Bali

Badminton
Lari Amal Ini untuk Penguatan Keluarga Rentan Terdampak Covid-19

Lari Amal Ini untuk Penguatan Keluarga Rentan Terdampak Covid-19

Sports
BWF World Tour Finals: Kisah Unik Yeremia Rambitan, Pernah Kebelet Saat Bertanding

BWF World Tour Finals: Kisah Unik Yeremia Rambitan, Pernah Kebelet Saat Bertanding

Badminton
Ballon d'Or 2021: Pedri Raih Kopa Trophy, Dominasi Perolehan Poin Pemain U21 Terbaik

Ballon d'Or 2021: Pedri Raih Kopa Trophy, Dominasi Perolehan Poin Pemain U21 Terbaik

Internasional
5 Besar Petarung MMA Indonesia di ONE Championship Tahun 2021

5 Besar Petarung MMA Indonesia di ONE Championship Tahun 2021

Sports
Ralf Rangnick Jadi Pelatih, Man United Tak Perlu Kejar Lawan sampai Toilet

Ralf Rangnick Jadi Pelatih, Man United Tak Perlu Kejar Lawan sampai Toilet

Liga Inggris
Kesal Kalah dari Wakil Jepang, Pramudya/Yeremia Ingin Revans di BWF World Tour Finals

Kesal Kalah dari Wakil Jepang, Pramudya/Yeremia Ingin Revans di BWF World Tour Finals

Badminton
Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Marcus/Kevin Segrup dengan Juara Olimpiade

Hasil Drawing BWF World Tour Finals 2021, Marcus/Kevin Segrup dengan Juara Olimpiade

Badminton
“Allegri Cuma Bagus jika Punya 20 Pemain Juara, Ibu Saya Juga Bisa…”

“Allegri Cuma Bagus jika Punya 20 Pemain Juara, Ibu Saya Juga Bisa…”

Liga Italia
Ballon d'Or 2021: Hasil Perolehan Poin Kiper Terbaik, Donnarumma Ungguli Mendy

Ballon d'Or 2021: Hasil Perolehan Poin Kiper Terbaik, Donnarumma Ungguli Mendy

Internasional
Ralf Rangnick Latih Man United, Akan Ada Ilmu Baru untuk Ronaldo

Ralf Rangnick Latih Man United, Akan Ada Ilmu Baru untuk Ronaldo

Liga Inggris
Hasil Lengkap Perolehan Poin Ballon d'Or 2021: Messi-Lewandowski Ketat, Ronaldo...

Hasil Lengkap Perolehan Poin Ballon d'Or 2021: Messi-Lewandowski Ketat, Ronaldo...

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.