Musim Depan, Leicester City "Jual" Thailand

Kompas.com - 24/07/2020, 23:09 WIB
Pengumuman yang memperingati publik terhadap ancaman virus corona tayang di layar video raksasa pada laga Leicester dan Aston Villa di Stadion King Power, Leicester, pada 9 Maret 2020. AFP/PAUL ELLISPengumuman yang memperingati publik terhadap ancaman virus corona tayang di layar video raksasa pada laga Leicester dan Aston Villa di Stadion King Power, Leicester, pada 9 Maret 2020.

LEICESTER, KOMPAS.com - Klub Leicester City yang tengah mengincar Liga Champions musim 2020-2021 bakal "menjual" Thailand.

Upaya promosi itu dilaksanakan pada Liga Primer musim 2020-2021.

Baca juga: Chelsea, Man United, dan Leicester City Ramaikan 2 Slot Liga Champions

"Leicester bekerja sama dengan Otoritas Pariwisata Thailand," kata bos besar klub itu, Aiyawatt Srivaddhanaprabha.

Kawasan Pantai Pattaya, Thailand.CHAIYOS PHUPATTANAPONG / Bangkok Post Kawasan Pantai Pattaya, Thailand.

Sejak 2010, klub berjulukan The Foxes itu dimiliki oleh perusahaan ritel asal Thailand, King Power.

Saat ini, Aiyawatt adalah CEO King Power.

Penari tradisional Thailand yang mengenakan pelindung wajah tampil di Kuil Erawan, yang dibuka kembali setelah pemerintah Thailand melonggarkan langkah-langkah untuk memerangi penyebaran coronavirus novel COVID-19, di Bangkok pada 4 Mei 2020. Thailand mulai melonggarkan pembatasan terkait dengan COVID -19 pada 3 Mei dengan memungkinkan berbagai bisnis untuk dibuka kembali, tetapi memperingatkan bahwa langkah-langkah yang lebih ketat akan diberlakukan kembali jika kasus meningkat lagi.MLADEN ANTONOV / AFP Penari tradisional Thailand yang mengenakan pelindung wajah tampil di Kuil Erawan, yang dibuka kembali setelah pemerintah Thailand melonggarkan langkah-langkah untuk memerangi penyebaran coronavirus novel COVID-19, di Bangkok pada 4 Mei 2020. Thailand mulai melonggarkan pembatasan terkait dengan COVID -19 pada 3 Mei dengan memungkinkan berbagai bisnis untuk dibuka kembali, tetapi memperingatkan bahwa langkah-langkah yang lebih ketat akan diberlakukan kembali jika kasus meningkat lagi.

Pada musim depan, jersey klub bagian dada akan bertuliskan "Thailand Smiles With You".

Baca juga: Leicester Versus MU, Kado Manis untuk Bos Besar Ada di Laga Akhir

Jersey bertuliskan promosi tersebut akan dikenakan para pemain untuk kompetisi lokal dan laga di tingkat Eropa.

Striker Leicester City, Jamie Vardy, saat mengelabui kiper Crystal Palace, Vicente Guaita, pada lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris, 4 Juli 2020.MICHAEL REGAN Striker Leicester City, Jamie Vardy, saat mengelabui kiper Crystal Palace, Vicente Guaita, pada lanjutan pekan ke-33 Liga Inggris, 4 Juli 2020.

Tiap musim, King Power menggelontorkan dana ke Leicester City hingga 5,1 juta dollar AS atau setara dengan Rp 73,4 miliar.

Asiatique The River Front di pinggiran Sungai Chao Praya, Bangkok, Thailand. Ana Shofiana Syatiri Asiatique The River Front di pinggiran Sungai Chao Praya, Bangkok, Thailand.

Leicester City akan menutup musim 2019-2020 dengan menjamu Manchester United pada Minggu (26/7/2020).

Untuk dapat berlaga di kompetisi Liga Champions 2020-2021, Leicester City harus menang melawan Manchester United.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X