Sejalan dengan Imbauan BNPB, Kiper Arema Ingin Rapid Test Berkala

Kompas.com - 23/07/2020, 19:20 WIB
Kiper Arema FC musim 2020, Kartika Ajie. KOMPAS.com/Suci RahayuKiper Arema FC musim 2020, Kartika Ajie.

MALANG, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) akhirnya memberikan izin kepada PSSI untuk melanjutkan kompetisi pada bulan Oktober.

Akan tetapi Ketua BNPB, Doni Monardo, mengingatkan agar PSSI harus berkomitmen mengutamakan protokol kesehatan selama pelaksanaan kompetisi demi menjamin keselamatan dan kesehatan stakeholder.

Pesan dari Doni Monardo itu sejalan dengan pikiran penjaga gawang Arema FC, Kartika Ajie.

Kiper asal Balikpapan tersebut berharap protokol kesehatan diterapkan secara ketat dan diawasi.

Dia juga berharap rapid test bisa diselenggarakan secara berkala sebagai pengamanan ganda.

“Semoga nantinya bisa seminggu sekali atau dua minggu sekali harus dicek. Soalnya kan tidak tahu teman-teman yang lain atau saya sendiri membawa penyakit,” kata mantan kiper Persiba Balikpapan tersebut.

Baca juga: Hasil Rapid Test Arema FC, Gelombang Pertama 44 Orang Non-reaktif

Kiper berusia 24 tahun itu mengaku punya kekhawatiran tersendiri setelah kompetisi Liga 1 2020 bergulir.

Saat bertanding, tentu saja para pemain tidak mungkin menerapkan physical distancing, apalagi bermain menggunakan masker.

Namun, kekhawatiran tersebut bisa ditekan jika setiap klub mau berkomitmen untuk menjaga timnya bebas dari Covid-19.

“Ya takut sih, tapi kan tim lawan pasti menjalankan prosedur seperti ini (protokol kesehatan). Ini sudah ditetapkan oleh PSSI,” imbuhnya.

Kartika Ajie memang sedikit cerewet mengenai Covid-19 karena sang istri tengah hamil mengandung anak pertamanya.

Baca juga: Hindari Salah Paham, Arema FC Sediakan Waktu bagi Pemain untuk Pelajari Kontrak Baru

Sudah menjadi insting seorang kepala rumah tangga untuk menjauhkan keluarga dari hal-hal yang membahayakan.

“Pastinya saya menjaga, karena istri saya sedang hamil. Orang hamil di rumah harus selalu steril dan sensitif.”

“Salah satunya, masuk rumah harus mandi dahulu, kalau tidak mandi tidak boleh ketemu istri. Semua pakaian harus segera dikondisikan. Sama saat saya keluar bersama istri juga seperti itu,” pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X