Fans Liverpool Berkerumun dan Nyalakan Suar, Kepolisian Ambil Tindakan

Kompas.com - 23/07/2020, 06:13 WIB
Suasana di luar sebuah bar di dekat Stadion Anfield bertepatan dengan laga Liverpool vs Chelsea dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu 22 Juli 2020. OLI SCARFFSuasana di luar sebuah bar di dekat Stadion Anfield bertepatan dengan laga Liverpool vs Chelsea dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu 22 Juli 2020.
|

KOMPAS.com - Kepolisian Merseyside, Liverpool, Inggris, melakukan tindakan dengan mengeluarkan perintah pembubaran kerumunan fans Liverpool di sekitar area Stadion Anfield.

Dikutip dari BBC, para fans Liverpool berkumpul di jalan-jalan, melepaskan suar dan kembang api, untuk merayakan gelar juara Liga Inggris musim 2019-2020.

Perayaan itu bertepatan dengan prosesi penobatan sekaligus pengangkatan trofi juara Liga Inggris seusai laga Liverpool vs Chelsea di Anfield pada Rabu (22/7/2020) atau Kamis dini hari WIB.

Terkait penanganan kerumanan fans, sejumlah jalan ditutup untuk menghentikan kemungkinan pertemuan yang meluas.

Baca juga: Trofi Juara Liverpool, Fans Tetap Datang ke Anfield meski Dilarang

"Zona dispersal sekarang terjadi di luar Stadion Anfield menyusul peningkatan jumlah orang yang berkumpul. Tolong jangan menempatkan diri Anda dan orang lain dalam bahaya, tampilan terbaik dari presentasi trofi juara akan ada di TV," demikian imbau kepolisian Merseyside.

Terlihat pendukung melambaikan bendera klub dan menyalakan kembang api.

Beberapa di antaranya mengenakan topeng dan membawa anak-anak dalam perayaan itu.

Manajer Liverpool Juergen Klopp, kapten Jordan Henderson, dan legenda Kenny Dalglish telah meminta para penggemar tidak merayakan di jalan karena risiko penyebaran virus corona.

Baca juga: Angkat Trofi Liga Inggris di Anfield, Liverpool Larang Fans Hadir ke Stadion

"Saya tahu betapa sulitnya karena mereka telah menunggu begitu lama bagi klub ini untuk memenangi liga dan itu sangat besar," kata Henderson.

"Sayangnya, mereka tidak dapat berkumpul di luar stadion untuk kesehatan dan keselamatan negara, dan kita perlu melindungi staf NHS (petugas medis) yang telah bekerja tanpa lelah selama beberapa bulan terakhir," tuturnya.

Suasana di luar sebuah bar di dekat Stadion Anfield bertepatan dengan laga Liverpool vs Chelsea dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu 22 Juli 2020.AFP/ OLI SCARFF Suasana di luar sebuah bar di dekat Stadion Anfield bertepatan dengan laga Liverpool vs Chelsea dalam lanjutan pekan ke-37 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu 22 Juli 2020.

Sebelumnya, Liverpool dipastikan menyegel gelar juara Premier League, kasta teratas Liga Inggris, musim 2019-2020.

Liverpool memastikan gelar pada pekan ke-31, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Liverpool Juara Liga Inggris, Berhias Rekor Akhiri Penantian 30 Tahun

Prestasi ini memutus dahaga penantian 30 tahun The Reds, julukan Liverpool.

Kali terakhir klub yang bermarkas di Anfield tersebut juara Liga Inggris adalah pada tahun 1989-1990.



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X