Kota Bandung Masuk Zona Oranye, Izin Penggunaan Stadion GBLA Bagi Persib Masih Samar

Kompas.com - 22/07/2020, 10:20 WIB
Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono (kanan), ikut meninjau kondisi Stadion GBLA, Kota Bandung bersama Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana (tengah), dan Kadispora Kota Bandung Eddy Marwoto (kiri), Selasa (14/1/2020). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHADirektur PT PBB, Teddy Tjahyono (kanan), ikut meninjau kondisi Stadion GBLA, Kota Bandung bersama Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana (tengah), dan Kadispora Kota Bandung Eddy Marwoto (kiri), Selasa (14/1/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung berencana menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai homebase dalam mengarungi lanjutan Liga 1 2020.

Kompetisi strata utama sepak bola Indonesia itu akan kembali bergulir pada 1 Oktober mendatang, setelah sempat dihentikan karena wabah virus corona sejak pertengahan Maret 2020.

Direktur operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono mengatakan, Persib akan tetap bermarkas di Bandung dengan memilih Stadion GBLA sebagai homebase.

"Kami akan tetap bermain di Bandung, dan kami ingin menggunakan Stadion GBLA," kata Teddy, kepada wartawan, belum lama ini.

Baca juga: Klub Liga 1 Penyumbang TC Pemain Timnas Indonesia, Arema Terbanyak, Persib Satu

Terkait izin penggunaan Stadion GBLA sebagai homebase Persib, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bandung, Eddy Marwoto, belum bisa memastikannya.

Pihaknya masih harus berdiskusi dengan Walikota Bandung, Oded M Danial atau wakilnya, Yana Mulyana. Pasalnya, status penyebaran Covid-19 di Kota Bandung masih fluktuatif.

Awalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah memberikan lampu hijau kepada Persib untuk menggunakan Stadion GBLA.

Selain karena infrastruktur stadion yang dinilai layak, Kota Bandung pun sudah masuk dalam zona biru penyebaran Covid-19. Artinya, tingkat kewaspadaan penyebaran virus corona di Kota Bandung sudah menurun atau terkendali.

Akan tetapi, belakangan, status penyebaran Covid-19 di Kota Bandung kembali meningkat. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menempatkan Kota Bandung dalam zona oranye.

Terkait perubahan status tersebut, Pemkot Bandung pun akan segera melakukan rapar terbatas untuk menentukan kebijakan apa yang akan diambil setelah adanya perubahan status zona ini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X