Kompas.com - 20/07/2020, 06:50 WIB
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, pada laga menghadapi Lazio di Stadion Olimpico, 16 Februari 2020. AFP/MATTEO CIAMBELLLIPelatih Inter Milan, Antonio Conte, pada laga menghadapi Lazio di Stadion Olimpico, 16 Februari 2020.

ROMA, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengeluhkan jadwal dan video assistant referee (VAR) seusai timnya bermain imbang 2-2 melawan AS Roma.

Laga Roma vs Inter merupakan lanjutan pekan ke-34 Liga Italia yang berlangsung di Stadion Olimpico, Minggu (19/7/2020) atau Senin dini hari WIB.

Dua gol Inter Milan pada laga itu diciptakan oleh Stefan de Vrij pada menit ke-15 dan Romelu Lukaku (88') melalui sepakan penalti.

Adapun dua gol AS Roma tercatat atas nama Leonardo Spinazzola (47') dan Henrikh Mkhitaryan (57').

Seusai laga, Conte mengkritik keputusan wasit yang mengesahkan gol Spinazzola.

Baca juga: Fakta Roma Vs Inter, Rekor 500 Gol Liga Italia Pecah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gol Spinazzola berawal dari keberhasilan Aleksandar Kolarov merebut bola dari kaki Lautaro Martinez di sepertiga pertahanan AS Roma.

Momen itu membuat AS Roma mampu melakukan serangan balik yang berujung gol Spinazzola.

Conte menilai gol itu tidak sah karena karena menurut dia Kolarov melakukan pelanggaran terhadap Martinez.

Pelatih asal Italia itu heran karena wasit tetap mengesahkan gol itu meskipun sempat melihat tayangan VAR di pinggir lapangan.

"Itu jelas pelanggaran. Kolarov tidak mendapatkan bola, melainkan pergelangan kaki Martinez," kata Conte dikutip dari situs Football Italia.

"Saya tentu saja tetap menghormati keputusan wasit. Mereka juga bisa melakukan kesalahan dan itu terjadi pada laga ini," ujar Conte.

"Keputusan itu memengaruhi mental kami. Jika Anda masuk ke ruang ganti dengan skor imbang 1-1 dan mendapat perlakuan tidak adil, itu akan membuat Anda marah," ucap Conte.

Baca juga: Hasil Liga Italia, AS Roma Vs Inter Milan Imbang, Napoli Kalahkan Udinese

Tidak hanya keputusan VAR, jadwal padat Liga Italia juga dianggap Conte menjadi penyebab Inter Milan gagal menang.

Conte menilai Inter Milan paling dirugikan dari tim Liga Italia lainnya karena jatah waktu istirahat antar laga sangat minim.

"Jadwal kami sangat gila. Beberapa tim mendapatkan jatah istirahat lima hari, sedangkan kami sering bermain hingga larut malam pada laga tandang dan akhirnya baru bisa istirahat jam empat pagi," ujar Conte.

"Dalam beberapa laga terakhir, lawan Inter Milan selalu mendapat jatah waktu istirahat lebih banyak dari kami. Ini fakta. Jadwal kami gila, " kata Conte.

"Setiap orang tentu harus membuat kompromi. Namun, Inter Milan selalu ditempatkan dalam situai yang sulit. Ini sangat lucu. Kami selalu menjadi korban," ucap Conte.

Baca juga: Satu Lagi Pukulan Bagi Barcelona, Inter Milan Jual Mahal soal Lautaro

Hasil imbang melawan AS Roma membuat Inter Milan naik ke peringkat kedua klasemen Liga Italia dengan kolekssi 72 poin.

Inter Milan untuk sementara tertinggal lima angka dari Juventus yang baru bermain 33 kali di puncak klasemen.

Selanjutnya, Inter Milan akan menjamu Fiorentina di Stadion Giuseppe Meazza untuk melakoni laga pekan ke-35, Rabu (22/7/2020).

Di sisi lain, AS Roma masih tertahan di peringkat lima dengan koleki 58 poin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.