Kompas.com - 19/07/2020, 12:35 WIB

KOMPAS.comPascal Struijk dan Leeds United bakal mencicipi atmosfer Premier League, kompetisi kasta utama Liga Inggris, musim depan. Hal ini turut menjadi kebanggaan para pecinta sepak bola Tanah Air karena sang pemain memiliki darah Indonesia,

Leeds United lolos ke Premier League sebagai juara Divisi Championship setelah koleksi 87 poin mereka tak mampu dikejar tim peringkat kedua, West Brom dengan satu laga tersisa.

Struijk berpeluang merasakan kasta tertinggi Liga Inggris bila ia masih masuk ke dalam proyek skuad Leeds United musim depan.

Baca juga: Spek Motor Sama, Kenapa Valentino Rossi Tak Bisa Secepat Quartararo dan Vinales?

Struijk pertama kali terjun di dunia sepak bola dengan bergabung bersama klub ADO Den Hagg U17 pada tahun 2015.

Setahun kemudian, ia dilirik oleh akademi Ajax Amsterdam dan bermain untuk Ajax U19 mulai musim 2016-2017.

Pada tengah musim 2017-2018, Leeds United meminatinya.

Tanpa pikir panjang, pemain berusia 20 tahun tersebut menerima pinangan tersebut karena menilai dirinya memiliki kapabilitas fisik tepat bertarung di Inggris.

Musim ini, Struijk mencatatkan tiga penampilan di liga bersama skuad yang dilatih Marcelo Bielsa.

Meski lebih banyak berkutat di bangku cadangan dan tim U23 Leeds United, Struijk memesona pada penampilan terakhirnya bersama Leeds.

Bukan tidak mungkin Bielsa bakal terus memainkan sang pemain bertahan di tim utama jika ia bisa terus menunjukkan performa bagus.

Baca juga: Dortmund Telah Restui Kepindahan Jadon Sancho ke Manchester United?

Pascal Struijk memiliki darah Indonesia dari kakek-nenek dari sisi ayah.

Hal ini diakuinya saat wawancara Struijk dengan media Belgia, Sport Magazine.

Meski begitu, Pascal lebih memilih antara timnas Belgia atau Belanda bila nanti berkesempatan tampil di level internasional.

"Ya, (keturunan Indonesia) dari kakek nenek saya yang meninggalkan Hindia Belanda (nama Indonesia dulu) ke Belanda."

"Saya punya koneksi dengan Indonesia, tetapi saat ini saya lebih terlibat dengan Belanda dan Belgia," ujarnya.

Baca juga: Singgung Liverpool, Messi Bongkar Masalah Barcelona

Memiliki perawakan besar dan tinggi, Pascal Struijk juga dijuluki sebagai jelmaan Virgil van Dijk.

Struijk pun tak menampik julukan itu, karena ia memang merasa gaya permainannya mirip dengan bek Liverpool tersebut.

"Dalam hal gaya permainan, saya lebih mirip seperti Virgil van Dijk. Tenang dalam menahan bola dan kuat di udara," kata Struijk.

"Namun, saya sadar bila setiap bek Belanda yang besar dan kuat pasti akan selalu disandingkan dengan Virgil van Dijk."

"Dia adalah bos buat saya. Tak perlu diragukan lagi, ia bek terbaik di dunia saat ini. Akan sangat baik bila saya mengikuti langkahnya," tambahnya. (Bagaz Reza Murti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.